Visit Raja Ampat

Categories

Kalender

December 2015
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Poros Berita ... Pusat Berita Indonesia......

Din Minimi Minta KPK Usut Kasus Korupsi di Aceh

Sutiyoso di tengah kelompk Din Minimi

Sutiyoso di tengah kelompk Din Minimi

JAKARTA, PORTA – Kelompok bersenjata di Aceh yang dipimpin Din Minimi mengajukan sejumlah persyaratan sebelum menyerahkan diri. Diantaranya, meminta KPK mengusut kasus korupsi di Aceh.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso menuturkan, ada enam syarat yang diajukan Din Minimi dan semuanya akan diakomodir. Sebab, syarat dimaksud masuk akal.

Syarat pertama yang diajukan kelompok Din Minimi adalah reintegrasi perjanjian Helsinski.

Kedua, meminta pemerintah memberi perhatian nyata pada yatim piatu pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Ketiga, inong bale, atau janda-janda mereka (GAM) diberikan kesejahteraan oleh pemerintah.

“Keempat, kelompok Din Minimi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi menyelidiki penggunaan APBD Provinsi Aceh,” ,” ucap Sutiyoso, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Kelima, pemerintah diminta menerjunkan pengamat atau peninjau independen saat digelarnya pemilihan kepala daerah di Aceh pada 2017 nanti.

“Saya pandang masuk akal dan bisa diselesaikan pemerintah daerah dan Kementerian Sosial,” ucap Sutiyoso.

Syarat keenam, kelompok Din Minimi meminta pemerintah memberikan amnesti.

Untuk itu, Sutiyoso akan melakukan komunikasi kepada Presiden Joko Widodo, kementerian terkait, dan DPR RI.

“Semua mantan GAM pada saat perjanjian Helsinski minta amnesti. Artinya ketika mereka minta juga saya kira tidak masalah,” ucap Sutiyoso.

Setelah dijanjikan akan dipenuhi semua syarat yang diajukan, kelompok bersenjata pimpinan Din Minimi menyerahkan diri berikut menyerahkan puluhan pucuk senjata, amunisi, dan granat.

“Ada sekitar 120 orang kelompok Din Minimi yang turun gunung,” pungkasnya. (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *