Tue. Nov 30th, 2021

Dukung Kartu Pekerja DKI, DPD FSP KEP KSPSI 1973 Siap Bermitra

Setia Budiman, Ketua DPD FSP KEP KSPSI 1973

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia 1973 (DPD FSP.KEP KSPSI 1973) Propinsi DKI Jakarta, Setia Budiman mendukung program Kartu Pekerja Gubernur DKI Jakarta.

Menurut Setia, program Gubernur Anies Baswedan itu sejalan dengan visi dan misi FSP.KEP KSPSI 1973 yang berjuang mensejahterakan para pekerja.

“Kami mendukung penuh program Gubernur DKI yang sudah berjalan itu soal bagaimana mensejahterakan pekerja. Melalui Pergub DKI dibuatlah Kartu Pekerja yang jelas ini sesuai dengan visi dan misi kami mensejahterakan pekerja,” kata Setia aktivis muda serikat pekerja yang juga ahli dalam manajemen Logistik dan Transportasi laut ini kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 123 tahun 2018, bagi Pekerja  di DKI Jakarta yang memiliki gaji setara upah mininum provinsi (UMP) hingga 10 persen di atas UMP DKI Jakarta tahun 2019 bisa mendapatkan Kartu Pekerja. UMP DKI 2019 telah ditetapkan sebesar Rp 3.940.973.

Adapun Kartu Pekerja itu memiliki beberapa manfaat, diantaranya yakni gratis naik transjakarta dari 13 koridor sekaligus sebagai member JakGrosir.

Setia mengungkapkan sampai saat ini DPD FSP.KEP KSPSI 1973 Propinsi DKI Jakarta telah beranggotakan lebih kurang 63.000 orang. Dia yakin, 30 persen dari jumlah tersebut akan sangat terbantu dengan adanya program kartu pekerja tersebut.

Mengingat, Pemprov DKI juga menyiapkan subsidi enam produk pangan setiap bulan bagi buruh yang memiliki Kartu Pekerja. Maka, Setia menyatakan pihaknya siap bermitra dengan Pemprov DKI sebagai bentuk dukungannya.

“Kami yakin sekitar 30 persen dari total anggota kami yang berjumlah 63 ribu orang akan sangat terbantu dengan Kartu Pekerja itu. Karena upah mereka setara dengan UMP, makanya kami juga siap bermitra denggan Pemda DKI Jakarta dalam membuka Gerai  Pangan Bersubsidi di beberapa lokasi di Wilayah DKI Jakarta,” imbuhnya.

Setia menjelaskan, dengan kartu itu, pekerja bisa belanja bahan-bahan pokok di JakGrosir milik Perumda Pasar Jaya. Atau di Gerai Pangan Bersubsidi ( Kerjasama Serikat Pekerja dan Pemda DKI Jakarta).

Adapun harga bahan pokok di JakGrosir Atau di Gerai Pangan Bersubsidi tentu saja lebih murah dibandingkan dengan harga pasar.

Anak-anak pekerja  juga diberi Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

Lantas, bagaimana cara mendapatkan Kartu Pekerja? Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, salah satu syaratnya yakni harus ber-KTP DKI Jakarta. “Sasarannya, yang pertama dia ber-KTP DKI,” kata Andri.

Pekerja  yang ingin mendapat Kartu Pekerja harus memiliki gaji maksimal 10 persen di atas UMP, tanpa dibatasi masa kerja.

Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan serikat pekerja dan perusahaan akan mendata buruh dengan gaji tersebut. Kami sudah membentuk tim kerja yang terdiri dari pihak serikat atau federasi pekerja, pihak asosiasi atau pengusaha, sehingga kami mendapatkan data yang valid, baik itu jumlahnya maupun sasarannya,” ucap Andri.

merinci mekanisme pengajuan Kartu Pekerja, yakni:

1.            Pemohon mengumpulkan fotokopi KTP, KK, NPWP, slip gaji, dan surat keterangan dari perusahaan.

2.            Pendaftaran dilakukan melalui Dinas dan Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta atau melalui tim kerja (serikat pekerja, asosiasi, atau Disnaker).

3.            Disnakertrans DKI Jakarta melakukan verifikasi terhadap data permohonan yang diajukan.

4.            Pemohon melakukan pembukaan rekening Bank DKI (minimal deposit Rp 50.000 rupiah) serta Bank DKI mencetak kartu bagi pemohon yang dinyatakan lolos verifikasi. 

5.            Disnakertrans DKI Jakarta bersama Bank DKI akan mendistribusikan kartu di titik-titik yang telah ditentukan oleh serikat pekerja.

Sementara itu, dukungan Ketua  DPD FSP.KEP KSPSI 1973 Propinsi DKI Jakarta , Setia Budiman, terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta dalam membantu kesejahteraan  Pekerja dengan mengeluarkan Kartu Pekerja . mendapat respon yang positif dari ketua Umum DPP  FSP.KEP – KSPSI 1973, Carum Widodo.

“Saya sangat mendukung sekali program yang dibuat oleh gubernur DKI Jakararta Anies Baswedan dalam membantu kesejahteraan Pekerja, Untuk itu Saya minta kepda DPD dan DPC FSP.KEP – KSPSI 1973 Se Propinsi DKI, untuk proaktif bekerjasama denggan Pemda DKI Jakarta dalam rangka mendukung Program kesejahteraan Pekerja dari Gubernur DKI Jakarta tersebut. Dan Saya juga berharap agar para Gubernur di Seluruh Indonesia untuk mencontoh Program Gubernur DKI Jakarta tersebut,” ujar Carum.  (wan)