Wed. Aug 4th, 2021

Pemerintah Klaim Ekonomi 2018 Tumbuh Hingga 5,17 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani

Porosberita.com, Jakarta  – Pemerintah mengklaim perekonomian Indonesia pada 2018 tumbuh 5,17 persen, lebih tinggi dibandingkan 5,07 persen pada 2017.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Sri Mulyani Indrawati dalam dalam Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda Penyampaian RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN (PPAPBN) TA 2018 di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

“Perekonomian Indonesia yang kami laporkan dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBN Tahun Anggaran (TA) 2018 menunjukkan beberapa capaian yang cukup baik,” ujar Sri Mulyani.

Menuutnya,  pertumbuhan ekonomi pada 2018 merupakan pertumbuhan tertinggi selama empat tahun terakhir.

Di sisi lain, Menkeu juga menjelaskan bahwa ada kondisi lain yang memengaruhi perekonomian Indonesia dan negara berkembang lainnya. Yakni,  eskalasi ketegangan perang dagang dan kondisi persaingan geopolitik antara Amerika Serikat dengan Tiongkok serta perubahan kebijakan moneter di AS menjadi tantangan yang muncul di sepanjang 2018.

Meski begitu, respons kebijakan dan koordinasi solid antara pemerintah, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dapat meminimalisasi dampak risiko global tersebut. Sehingga stabilitas ekonomi di dalam negeri dapat terjaga dengan baik.

“Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik pada 2018, nilai Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2018 dapat mencapai Rp14.837,4 triliun, meningkat dibandingkan Rp13.587,2 triliun pada 2017,” katanya.

Ditambahkan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh kondisi ekonomi makro yang cukup kondusif. Indikasi tersebut tercermin dari tingkat inflasi pada 2018 yang tercatat sebesar 3,13 persen atau di bawah target inflasi yang telah ditetapkan di dalam APBN TA 2018, yaitu 3,50 persen.

Rendahnya tingkat inflasi tersebut turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dalam menjaga harga energi dalam negeri, terutama harga bahan bakar dan tarif listrik yabg berdampak pada terjaganya daya beli masyarakat. (nto)