Sun. Sep 22nd, 2019

Kapal China Kembali Masuk Wilayah Laut China Selatan

Porosberita.com, Jakarta – Sebuah kapal China kembali memasuki wilayah yang  disengketakan oleh Vietnam di perairan Laut China Selatan, Rabu (14/8/2019).

Data Pusat Studi Pertahanan Lanjutan (C4ADS) yang berbasis di Amerika Serikat memaparkan kapal survei geologi China,HaiyangDizhi 8, memasuki perairan di sekeliling KepulauanSpartly pada Juli lalu. Kepulauan itu selama ini menjadi sengketa Beijing dan Hanoi.

C4ADS mengatakan Haiyang Dizhi 8 sempat meninggalkan perairan itu pada pekan lalu, namun kembali pada Selasa (13/8/2019).

Kapal itu didampingi setidaknya dua kapal penjaga pantai China. C4ADS melaporkan beberapa kapal Vietnam mengikuti kapal-kapal China itu dari dekat.

Analis senior C4ADS, Devin Thorne, mengatakan kapal-kapal China itu masih berada di perairan sengketa sampai hari ini.

“Operasi kapal survei geologi di kawasan itu menggambarkan tujuan China menggunakan sumber daya sipil, komersial, ilmiah, hingga paramiliter untuk mengejar kepentingan dan visinya di Laut China Selatan,” kata Thorne seperti dikutip AFP.

Sementara itu, pejabat Vietnam enggan mengomentari laporan C4ADS tersebut.

Laut China Selatan menjadi perairan rawan konflik setelah China mengklaim hampir 90 persen wilayah yang kaya sumber daya alam itu. Klaim China itu tumpang tindih dengan sejumlah negara, seperti Malaysia, Filipina, Vietnam, Brunei, bahkan Taiwan.

Meski AS tidak memiliki klaim di wilayah itu, Washington mengecam klaim China terhadap perairan yang menjadi jalur utama perdagangan tersebut.

Gedung Putih juga mengecam setiap upaya China di Laut China Selatan, mulai dari membangun pulau buatan hingga memasang instalasi militer.

AS menegaskan kebebasan bernavigasi di Laut China Selatan yang mereka anggap merupakan perairan internasional. Demikian dilansir CNN Indonesia.com. (nto)