Sun. Sep 22nd, 2019

Presiden Setuju Pemekaran Wilayah Papua dan Papua Barat

Porosberita.com, Jakarta – Presiden Jokowi setuju pemekaran wilayah Propinsi Papuia dan Papua Barat. Selain itu, Jokowi juga akan membangun Istana Kepresidenan di Papua,

Dua hal yang disetujui Jokowi itu merupakan bagian dari sembilan tuntutan Masyarakat Papua dan Papuia Barat yang disampaikan saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa (10/9/2019).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri 61 tokoh Papua dan Papua Barat. Tujuannya untuk mendengarkan sejumlah masalah dikedua wiayah itu.

Jokowi turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamana Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

Dihadapan Presiden, perwakilan tokoh Papua, Abisai Rollo, selaku Ketua DPRD Kota Jayapura, menyampaikan sembilan tuntutan.

“Beberapa hal yang dapat disampaikan oleh rombongan kita pada saat ini dari Papua dan Papua Barat. Menjadi catatan penting dalam pertemuan pada siang ini,” kata Abisai yang duduk di hadapan Jokowi.

Selanjutnya, Abisai menyampaikan sembilan tuntutannya, pertama meminta Jokowi untuk melakukan pemekaran provinsi lima wilayah adat, di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kedua, pembentukan badan nasional urusan Tanah Papua.

Ketiga, penempatan pejabat-pejabat eselon satu dan dua di kementerian dan LPMK.

Keempat, pembangunan asrama nusantara di seluruh provinsi dan menjamin keamanan mahasiswa Papua.

Kelima, revisi UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua dalam Prolegnas 2020.

Keenam, menerbitkan instruksi presiden untuk pengangkatan ASN honorer di Tanah Papua.

Ketujuh, percepatan Palapa Ring Timur Papua.

Kedelapan, mengesahkan lembaga adat perempuan dan anak Papua.

Kesembilan, membangun Istana Presiden di Kota Jayapura, Papua. Untuk pembangungan Istana, Abisai mengaku siap menyumbangkan tanah seluas 10 hektare.

“Sehingga perjalanan bapak presiden ke Papua diubah dari berkunjung ke Papua menjadi berkantor di Papua,” tandasnya.

Usai pembacaan tuntutan, Jokowi pun meresponsnya. Jokowi berjanji akan mengangkat 1.000 mahasiswa Papua yang baru lulus untuk bekerja di BUMN dan perusahaan swasta.

Jokowi juga menyetujui pemekaran kedua wilayah. Namun, untuk sementara hanya dilakukan pemekaran dua sampai tiga wilayah.

Soal Istana Kepresidenan, Jokowi juga berjanji akan memulai membangun Istana Kepresidenan di Jayapura, Papua.

“Ini saya bisik-bisik dulu dengan para menteri supaya keputusannya tidak keliru. Nanti saya ngomong ya duitnya enggak ada. Ya jadi mulai tahun depan Istana dibangun,” kata Jokowi. (wan)

Leave a Reply