Fri. Jul 30th, 2021

Satu Orang Meninggal Saat Aksi Depan Gedung DPR

Kapolri Tito Karnavian

Porosberita.com, Jakarta – Seorang yang dituding perusuh meninggal dalam aksi unjuk rasa berbuntuk kerusuhan di kawasan gedung DPR – MPR, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

“Menurut informasi sementara ini yang saya terima tadi pagi yang bersangkutan meninggal dunia, bukan pelajar, bukan mahasiswa, tapi kelompok perusuh itu,” ujar Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Menurut Tito, perusuh itu sempat dilarikan ke RS Polri sebelum dinyatakan meninggal dunia. Sebab, ia berkata perusuh itu ditemukan dalam keadaan pingsan ketika bentrok terjadi di kawasan Slipi, Jakarta.

Tito mengatakan  personel gabungan Polri-TNI tengah memukul mundur massa perusuh yang membakar pos polisi, merusak kendaraan, menutup jalan raya, melempar batu, hingga flare.

“Persis seperti peristiwa 21-23 Mei lalu, itu di daerah Slipi. Dan informasinya ada yang pingsan dan kemudian dibawa ke RS Polri,” jelasnya.

Tito mengaku pihaknya tidak menemukan luka tembak atau kekerasan di tubuh perusuh itu. Terlebih, ia mengklaim telah mengingatkan anak buahnya untuk tidak menggunakan senjata dengan peluru tajam dan peluru karet ketika mengamankan aksi kemarin.

“Hasil pemeriksaan sementara kemungkinan besar kekurangan oksigen karena saat itu padat sekali masyarakat yang ada di situ atau mungkin dia ada gangguan lain, fisiknya, di dalam tubuhnya. Kita tidak tahu setiap orang di dalam itu kita tidak ngerti ada yang sehat, ada yang sakit,” katanya.

Untuk itu, Tito berencana memerintahkan anak buahnya untuk meminta izin kepada keluarga korban agar bisa melakukan autopsi. (wan)