Fri. Jul 30th, 2021

Siap Mengabdi di Kampung Ayah, Dito “Banteng Muda” Maju di Pilkada Kediri

Dito dan Presiden Joko Widodo

Porosberita.com, Jakata – Sosok “Banteng muda’ Hanindhito Himawan Pramono kini jadi sootan publik. Langkah berani putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu maju di Pilkada Kabupaten Kediri tahun 2010 nanti, ternyata motifnya untuk jalankan pesan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekanoputri. Kini lelaki yang biasa disapa Dito itu masuk bursa bakal calon bupati di kampung halaman sang ayah.

Dito mengungkapkan alasannya maju sebagai calon Bupati Kabupaten Kediri tak lebih untuk menjalankan pesan Ketum PDI Perjuangan, Megawati Sokarnoputri, yakni berbuat untuk partai.

“Saya maju sebagai calon Bupati Kediri di Pilkada 2020 nanti itu karena terpanggil untuk mengabdi pada rakyat. Sebagai kader muda PDI Perjuangan, sebagai banteng muda yang selalu siap berjuang untuk rakyat, tentu selalu ingat pesan Ibu (Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri). Beliau berpesan kepada kami, berjuang dan besarkan partai dan jangan pernah mencari makan pada partai. Pesan Ibu yang sudah tertanam dibenak saya itu maknanya dalam dan yang saya tangkap maksudnya tentu untuk membesarkan partai harus berbuat nyata untuk rakyat, bukan sebaliknya hanya berbuat untuk pribadi,” kata lelaki berkacamata ini saat berbincang dengan wartawan di Jakata, Rabu (13/11/2019).

Iapun mengucapkan syukur, karena langkahnya itu disambut antusias oleh paa kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Kediri. Setelah mendaftarkan diri di patai, para pendukungnya langsung membentuk relawan Sahabat Dito Calon Bupati Kediri 2020-2025.

“Setelah saya mendaftar, kawan-kawan khususnya kader PDI Perjuangan di Kediri buat relawan Sahabat Dito Calon Bupati Kediri 2020-2025. Sudah ada kaosnya lagi. Saya terharu dan bersyukur atas kepercayaan dan dukungan itu. Saya mohon doa kawan-kawan media dan semua semoga niat dan langkah saya diridhoi Allah, Aamiin,” kata Dito.

Megawati, Jokowi dan Pramono Anung

Mengalirnya dukungan itu membuat Suami Eriani Annisa ini semakin memantapkan diri untuk maju. Jika partai memberi restu, ia yakin mampu menjalankan amanah partai untuk mensejahterahkan rakyat. “Kalau untuk saya dan keluarga Insha Allah sudah cukup. Karena itu saya harus berbagi dan berbuat untuk rakyat, Harta itu titipan Allah dan ilmu wajib kita amalkan untuk kepentingan sesama. Kediri itu kampung halaman ayah saya. Jika Ibu (Megawati Sokarnoputri) merestui, jika partai merestui, saya siap mengabdi dan membangun kampung sendiri,” imbuh pengusaha muda jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM).


Dito bersama keluarga

Sebelum memutuskan untuk maju, Dito telah meminta restu kedua orang tuanya dan sang istripun mendukungnya. “Istri saya paham jika yang saya lakukan adalah salah satu bentuk pengabdian kepada rakyat, makanya dia mendukung. Begitu juga Kedua orang tua saya. Beliau selalu mengajarkan pada anak-anaknya untuk berbagi dan peduli pada sesama dan itu harus dibuktikan dengan perbuatan nyata, termasuk menjadi abdi rakyat. Nasehat itu juga penuh makna bahwa anak-anaknya harus mau membagi bukan semata materi, tapi juga pikiran, tenaga dan waktu untuk bangsa dan negara ini. Dan, beliau sudah beri contoh, selama ini semua dicurahkan untuk bangsa dan negara. Makanya, ayah saya juga mempersilahkan jika memang saya sudah merasa mampu dan beliau menilai saya sudah siap,” tutur putera pasangan Pramono Anung dan Endang Nugrahani itu. (wan)