Sun. Oct 17th, 2021

Warga Tanjung Priok Dukung Penataan Sunter

Firman, Ketua FKDM Kecamatan Tanjung Priok

Porosberita.com, Jakata – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara menilai penataan yang dilakukan Pemkot Jakut di kawasan Sunter didukung penuh warga setempat. Sebab, Pemkot Jakut sudah melakukan langkah sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami ikut mengamati langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Jakut dalam melakukan penataan di Sunter. Sejumlah warga juga sudah kami mintai informasi, semua menilai langkah penataan itu sesuai posedur,” jelas Firman, Ketua FKDM Kecamatan Tanjung Priok, di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Menurut Firman, sudah selayaknya warga mendukung penataan tersebut. Sebab, selama ini warga sekitar tahu betul bahwa warga yang mendiami bantaran kali itu sudah lama membuka usaha disitu. Makanya, warga sekitar menganggap sudah selayaknya mereka di  relokasi di tempat yang lebih layak.

“Warga kecamatan Tanjung Priok tentu mendukung penataan, karena memang mereka sudah hidup lama disana, makanya mereka harusnya hidup layak ditempat relokasi,” kata Firman.

“Makanya kami heran kalau masih ada LSM atau pihak yang menunggangi penataan ini hanya demi keuntungan pribadi. Aneh, kalau penataan wilayah dikaitkan dengan pernyataan Gubernur DKI bahwa tidak ada pengusuran. Ini penataan wilayah Ibukota yang sudah menjadi tugas siapapun gubenurnya, yang tidak boleh itu gubenur menyengsarakan warganya. Apalagi, kan ada solusinya yakni penyediaan tempat hunian baru atau relokasi,” imbuhnya.

Hal itu dibenarkan Ray yang merupakan warga setempat bahwa penataan itu sangat didukung warga. Sebab itu sudah sesuai janji Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang ingin memajukan Ibukota tanpa menyengsarakan warganya. “Janji Pak Anies saat kampanye jelas, maju kotanya bahagia warganya. Pemkot Jakut sudah lakukan sosialisasi sebelum penataan dan penataan tujuannya kan jelas untuk mengembalikan fungsi saluran dan jalan yang diduduki sejumlah pengusaha barang bekas. Sehingga, wilayah itu lebih indah dan bersih. Setelah penataan, warga yang tinggal disitu direlokasi. Jadi, tidak ada masalah makanya kami dukung,” kata Ray.

Ray justru mengaku tidak terima dengan adanya pihak-pihak luar yang seolah memprovokasi sehingga suasana yang tadinya aman menjadi panas. “Kami tidak terima kalau ada pihak yang jadi   provokator. Semua sudah sesuai aturan dan kondusif, kalau ada yang jadi provokator akan kami lawan dan serahkan kepada pihak berwajib,”pungkasnya. (wan)