Tue. Apr 7th, 2020

BEM UI Mengaku Telah Serahkan Dokumen Kasus Nduga, Papua ke Mahfud

Porosberita.com, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) meminta Presiden Jokowi menindaklanjuti dokumen berisi data korban meninggal di Nduga dan Tahanan Politik Papua  yang telah diserahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Ketua BEM UI Fajar Adi Nugroho mengaku telah menyerahkan dokumen tersebut kepada Menko Polhukam Mahfud MD di Kampus UI. Dokumen itu diserahkan sebelum Mahfud menjadi salah satu pembicara dalam acara Bincang Seru Mahfud di UI.

Menurutnya, dokumen yang diserahkan itu adalah dokumen yang sama diterima Jokowi saat berkunjung  di Canbera, Australia beberapa hari lalu.

“Mengingat bahwa informasi yang diberikan berkaitan dengan pelanggaran HAM, kami rasa sangat penting untuk memastikan dokumen tersebut sampai ke tangan Prof. Mahfud dan diteruskan kepada Presiden Joko Widodo untuk ditindaklanjuti,” kata Fajar, Senin (17/2/2020).

“Kami menyerahkan dokumen yang sama ditambah dengan kajian atas beberapa produk legislasi yang bermasalah dan harus disahkan segera,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya berharap dokumen tersebut bisa segera diserahkan kepada Presiden untuk ditindaklanjuti.  (wan)