Wed. May 19th, 2021

Posko NasDem Untuk Korban Banjir

Porosberita.com, Jakarta – DPP Partai NasDem bersama Akademi Bela Negara (ABN) NasDem dan Badan Rescue NasDem membantu warga yang menjadi korban banjir. Untuk itu, NasDem  mendirikan Posko Pengendalian Bantuan Banjir di Kampus ABN, Jalan Pancoran Timur II, Jakarta Selatan.

Koordinator Posko, Emmy Hafild mengungkapkan kegiatan ini dinisiasi oleh Waketum NasDem, Ahmad Ali. “Kegiatan ini diinisiasi Wakil Ketua Umum NasDem, Kakak Ahmad Ali, yang meminta segera memberikan bantuan kepada korban banjir yang melanda Jakarta,” kata Emmy Hafild, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.

Menurut Ketua DPP NasDem Bidang Maritim itu, sejak dibukanya Posko Pengendalian Bantuan Banjir ini telah didistribusikan lebih dari 2000 paket nasi bungkus dan sembako ke beberapa titik yang terkena banjir.

“Beberapa wilayah yang sudah kami distribusikan antara lain di Kecamatan Pancoran seperti di Kelurahan Rawa Jati, Kalibata, Duren Tiga, Pesanggarahan, bahkan di wilayah Jakarta Timur seperti Cipinang Bali dan sekitarnya juga sudah kami distribusikan,” kata Emmy.

Dijelaskannya, sejauh ini bantuan sudah masuk dari internal Partai NasDem, anggota dewan NasDem baik DPR RI maupun DPRD DKI Jakarta serta dari luar partai.

Menyangkut bentuk bantuan, Emmy menjelaskan, bagi sebagian yang sudah mulai surut  banjirnya, bantuan yang diberikan bisa berupa sembako. Sedangkan yang masih tergenang air, dan tidak memungkinkan memasak maka diberikan paket nasi bungkus siap santap.

“Makanya kita juga mendistribusikannya ke dapur-dapur umum yang dibuat warga. Ini akan lebih terkoordinir dengan baik,” ungkap Emmy.

Menanggapi posko yang sudah bekerja sejak banjir melanda di hari pertama, Emmy menegaskan bahwa NasDem peduli dengan rakyat Jakarta.

“Ini jelas menunjukkan NasDem sangat peduli dengan rakyat Jakarta yang mengalami banjir. Kasihan mereka, ada yang sudah tujuh kali kena banjir, ada yang Januari kena banjir sekarang kena lagi. Tapi ada juga yang belasan tahun gak kena banjir, sekarang  kebanjiran,” papar Emmy.

Emmy pun berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengambil langkah-langkah evaluasi terhadap kebijakan yang diambil selama ini.

“Kita prihatin karena ini hujan lokal yang tingkat curah hujannya tidak seperti awal Januari lalu, tapi banjirnya justru hampir sama dengan Januari. Sebaiknya Pemprov DKI bisa mengambil langkah-langkah korektif atas kebijakannya,” pungkasnya. (rud)