Mon. Jul 6th, 2020

Sebanyak 14 Kejati Telah Menggelar Persidangan Online

Porosberita.com, Jakarta – Kejaksaan Agung telah menggelar persidangan secara daring atau online di 14 Kejaksaan Tinggi. Kebijakan itu ditempuh untuk menekan penyebaran Covid-19 (virus corona). Persidangan online dilakukan berdasarkan surat edaran Menkumham Yasonna Laoly.

Dalam persidangan online, hanya hakim dan jaksa yang hadir ke pengadilan. Terdakwa cukup berada di tahanan dengan mengikuti persidangan lewat video conference.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Sunarta melalui keterangan resmi, Jumat (27/3/2020) menjelaskan, persidangan online dilakukan juga karena pengadilan sudah tidak bisa lagi memperpanjang masa tahanan para terdakwa. Sebagaimana tertuang dalam surat edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020.

“Apalagi kemudian adanya surat Menteri Hukum dan HAM tanggal 24 Maret yang melarang pengiriman dan pengeluaran tahanan dari Rutan membuat Jaksa tidak ada pilihan. Harus menuntaskan perkara dengan sidang online,” jelas Sunarta.

Adapun 14 Kejati yang sudah menggelar sidang online, yakni Kejati Papua Barat, Riau, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Kemudian Kejati Yogyakarta, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Aceh, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, NTT, dan Sulawesi Selatan.

Untuk Kejati DKI Jakarta, lanjut Sunarta, seluruh Kejaksaan Negerinya telah menggelar sidang secara daring. “Bagi kejari yang belum melaksanakan sidang online agar segera koordinasi dengan Pengadilan, Polres dan Lapas untuk pelaksanaan sidang online ” tegas Sunarta

Wilayah lain, seperti Bengkulu, baru Kejari Bengkulu dan Kejari Rejang Lebong yang menggelar sidang secara online. Begitupun Jawa Tengah baru Kejari Kudus. Sementara di NTT baru Kejari Kupang.

Sedangkan Aceh ada dua Kejari yaitu Kejari Aceh Tamiang dan Langsa. Di Bangka Belitung, tercatat Kejari Belitung dan Kejari Belitung Timur, sementara Sulawesi Selatan yaitu Kejari Bone dan Kejari Pare-Pare yang telah menggelar persidangan online.

Untuk wilayah Jawa Timur, baru Kejari Trenggalek, Kejari Sidoarjo dan Kejari Malang yang hari ini melaksanakan sidang online.

“Sisanya ada 33 Kejari yang lain hari ini baru koordinasi dengan Pengadilan, Polres dan Lapas setempat untuk persiapan sidang online minggu depan,” pungkasnya. (wan)