Tue. Jul 27th, 2021

Mentan SYL Klaim Bahan Pokok Masih Aman

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Porosberita.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengklaim stok kebutuhan pokok tetap aman. Ada 11 bahan pangan pokok yang disebut aman, yakni beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging, telur dan daging ayam ras, gula, hingga minyak goreng.

“Dari neraca pangan nasional yang kita pegang, kita sudah bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), neraca ini dalam kendali yang mampu dijadikan referensi kita semua, bahwa semua dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam video conference, Minggu (26/4).

Diantara 11 bahan pangan itu, ada 3 bahan pangan yang menjadi perhatian saat ini. Yakni, bawang putih, gula hingga daging sapi. “Ketiganya masih menjadi perhatian mengingat ketiganya masih ada yang dipenuhi lewat impor, kata SYL.

Khusus untuk daging sapi, pengirimannya mengalami hambatan karena beberapa negara importir melakukan lockdown atau menutup pelabuhannya. Ini menyebabkan pengiriman daging menjadi terhambat.

Namun untuk proses impor gula terus digenjot. Sebanyak 250.000 impor raw sugar sudah siap dialihkan menjadi gula kristal putih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, pada rapat kerja Kementan dengan komisi IV DPR pada Kamis (16/4/2020), SYL juga menyatakan ketersediaan bahan pangan pada periode Maret-Mei 2020 masih aman.

Menurutnya, pada Maret-Mei diperkirkan ketersediaan besar sebnyak 15,3 juta ton dengan kebutuhna 7,6 juta ton. Ketersediaan jagung sebanyak 10,2 juta ton dengan kebutuhan 5,9 juta ton.

Ketersediaan bawang merah di Maret-Mei 2020 sebanyak 587.780 ton dengan kebutuhan 347.387 ton, bawang putih tersedia 265.998 ton dengan kebutuhan 150.592 ton, cabai besar tersedia 311.099 ton dengan kebutuhan 277.548 ton, cabai rawit tersedia 325.804 dan kebutuhan 257.900 ton.

Untuk daging sapi/kerbau tersedia 264.589 ton dengan kebutuhan 201.730 ton, daging ayam ras tersedia 1,08 juta ton dengan kebutuhan 881.204 ton, telur ayam ras tersebut 1,3 juta ton dengan kebutuhan 1,28 juta ton. Selanjutnya gula pasir tersedia 1,27 juta ton dengan kebutuhan 708.148 ton, lalu minyak goreng tersedia 14,9 juta ton dengan kebutuhan 2,11 juta ton. (nto)