Mon. Jun 21st, 2021

NasDem Minta Pemerintah Hentikan Program Pelatihan Daring Kartu Prakerja

Porosberita.com, Jakarta – Partai NasDem meminta pemerintah menghentikan pelatihan daring (online)  program Kartu Prakerja. Untuk program pelatihan daring yang sudah berjalan, harus dievaluasi agar tidak menjadi masalah.

Wakil Ketua Umum Parta NasDem, Ahmad M Ali dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2020)  emnatakan program pelatihan daring yang ada dalan program Kartu Prakerja tidak sesuai kebutuhan masyarakat di masa pendemi Covid-19 saat ini.

“DPP Partai NasDem mendesak agar fasilitas pelatihan daring dari delapan penyedia layanan tersebut dihentikan,” tegas Ahmad M. Ali.

Ahmad Ali menyatakan pemerintah sebaiknya mengubah program pelatihan daring menjadi program bantuan langsung untuk mereka yang terdampak wabah Covid-19. Bantuan langsung tersebut khususnya diberikan kepada warga yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Menurutnya, penghentian program pelatihan daring dapat memperbanyak jumlah masyarakat yang menerima manfaat, yaitu dari 5,6 juta orang menjadi 8 juta orang. “Dengan demikian, tujuan dan target dari pelaksanaan program Kartu Prakerja ini bisa tercapai, yakni menjadi program semi bansos bagi mereka yang terkena dampak wabah corona,” jelasnya.

Lebih lanjut Ali menandaskan bahwa partanya juga meminta agar pelaksanaan program Kartu Prakerja periode pertama dievaluasi secara menyeluruh agar tidak menjadi masalah ke depannya. Evaluasi ini menjadi penting agar program Kartu Prakerja semakin akuntabel, tepat sasaran, dan bisa lebih diukur keberhasilannya.

“Untuk itu, DPP Partai NasDem meminta Fraksi Partai NasDem di DPR untuk melakukan pengawasan atas pelaksanaan program Kartu Prakerja berlangsung,” pungkasnya. (rud)