Mon. Jun 21st, 2021

Polisi Sita Aset PT. Hanson International Tbk

Benny Tjokro alias Bentjok

Porosberita.com, Jakarta – Sejumlah aset milik PT Hanson International Tbk. (MYRX) dan Koperasi Hanson Mitra Mandiri disita Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.

Diketahui, PT Hanson International Tbk dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga sudah menghimpun dana dari masyarakat, tanpa izin dari Pemerintah.

Dana masyarakat itu dihimpun oleh perusahaan milik Benny Tjokrosaputro melalui deposito dalam jangka waktu tiga bulan maupun enam bulan.

Untuk itu, PT Hanson International Tbk. dijerat Undang-Undang Nomor 8/1995 tentang Pasar Modal dan Undang-undang Nomor 10/1998 tentang Perbankan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra menyatakan aset tersebut diduga berkaitan dengan perkara tindak pidana perbankan dan pasar modal serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) PT Hanson International Tbk. dan Koperasi Hanson Mitra Mandiri.

Adapun aset yang disita tim penyidik di antaranya adalah satu unit hotel mewah di DIY dan beberapa bidang tanah di wilayah Tangerang, Lebak, Bogor dan Purwakarta dengan total luas tanah mencapai 500 hektar.

“Barang bukti tambahan yang sudah diamankan (disita) adalah satu unit hotel di DIY dan 500 hektar tanah yang tersebar di Tangerang, Lebak, Bogor dan Purwakarta,” ungkap Asep, Senin (4/5/2020).

Dalam perkara itu, Bareskrim Polri juga telah menetapkan dua korporasi dan 12 orang tersangka. Korporasi tersebut adalah PT Hanson International Tbk. dan Koperasi Hanson Mitra Mandiri.

Selain itu ada 12 tersangka perorangan yang hanya disebutkan insialnya, yakni  DC, RA, RD, HT, RS, RI, JI, JM, JE, AD, MA dan SU. Kendati demikian,

Mereka dijerat dengan Pasal 46 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 atau Pasal 56 KUHP dan Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 dan atau Pasal 6 Jo Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (wan)