Thu. Jun 24th, 2021

FSGI Desak Kemendibud Benahi Masalah Pembelajaran Jarak Jauh Selama Corona

Porosberita.com, Jakarta – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membenahi permasalahan guru dan kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi covid-19 (Virus Corona).

“Banyak masalah, mulai masalah kompetensi, perlindungan, kesejahteraan, persoalan guru honorer termasuk yang sudah lolos seleksi P3K tapi tak kunjung diangkat, dan rasio ketimpangan guru di daerah dan perkotaan, serta sinergitas dengan LPTK dalam menyiapkan calon guru profesional,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriwan dalam keterangan pers, Sabtu (9/5/2020).

Masalah lain yang tak kalah penting dan harus segera diselesaikan adalah ketidakmampuan guru mengkoordinasi jalannya PJJ secara efektif selama pandemic Corona.

Dalam catatan FSGI, sekitar 53 persen guru masih berorientasi pada penyelesaian kurikulum di tengah pandemi. Padahal ini bertentangan dengan instruksi Surat Edaran Mendikbud No. 4.

Menurutnya, tersumbatnya penyampaian proses belajar selama PJJ di daerah menunjukkan kegagalan koordinasi dan komunikasi dari pusat.

kompetensi guru dalam PJJ juga belum maksimal, sementara pelatihan dan bimbingan yang diberikan Kemendikbud minim.

Padahal, setidaknya 58 persen guru menyatakan bersedia diberikan pelatihan pengelolaan PJJ selama masa krisis. Sementara, Kemendikbud tidak maksimal memberikan pendampingan, tapi hanya mengeluarkan surat edaran.

Masalah lainnya adalah akses fasilitas teknologi, jaringan dan internet. Serta kemampuan guru menggunakan fasilitas tekhnologi tersebut. (wan)