Sun. May 9th, 2021

Saeful Bahri Divonis Penjara 1 Tahun 8 Bulan Terkait Suap Komisioner KPU

Saeful Bahri

Porosberita.com, Jakarta – Mantan staf Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Hasto kristiyanto, Saeful Bahri divonis pidana penjara 1 tahun 8 bulan. Selain itu,  Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta juga menjatuhkan denda sebesar Rp150 juta subsider empat bulan kurungan.

Majelis Hakim menilai Saeful terbukti menyuap eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang melibatkan Harun Masiku.

“Menyatakan Terdakwa Saeful Bahri telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut,” ujar Ketua Hakim Panji Surono saat membacakan amar putusan, Kamis (28/5/2020).

Adapun yang memberatkan, perbuatan Saeful tidak mendukung program pemerintah dalam upaya memberantas korupsi dan tidak memberikan contoh yang baik sebagai kader partai.

Sedangkan hal meringankan terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan memiliki tanggungan keluarga.

Saeful merupakan kader PDIP yang juga mantan staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat dirinya menjadi anggota DPR.

Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang menghukum Saeful dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp150 juta subsider 6 bulan kurungan.

Jaksa menilai Saeful terbukti melanggar ketentuan Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan primair. (wan)