Sun. May 9th, 2021

Masuk Masa Transisi, GL Pro 08 Apresiasi Anies Hadapi Pandemi Covid-19

Jimmy CK

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Umum GL Pro 08, Jimmy CK memberikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang sejauh ini dianggap berhasil menekan laju pandemi Covid-19 di Ibukota Jakarta. Meski begitu, Jimmy meminta Anies tegas menindak lurah dan camat yang dinilaikurang maksimal menjalankan tugas khususnya di masa penerapan Transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

“Kami apresiasi kepemimpinan Pak Anies yang sejauh ini kami nilai sukses menekan pandemi corona di Ibukota. Ini memang bukan kesuksesan Pemprov DKI semata, tapi ini berkat soliditas dan kedisiplinan warga Ibukota. Pak Anies dengan penuh kesabaran memberikan arahan dan imbauan tentang bagaimana sebaiknya menghadapi pandemi corona, sehingga Jakarta yang tadinya termasuk episentrum corona, kini kasusnya semakin melandai aau berkurang,” kata Jimmy di Markas Komando (Mako) GL Pro 08 di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2020)).

Dengan kondisi Ibukota yang semakin baik,lanjut Jimmy, maka Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pun akhirnya memutuskan memberlakukan Transisi PSBB pada Juni 2020 ini. Diharapkan, ke depan kehidupan warga Jakarta dan umumnya Indonesia Kembali normal.

Meski begitu, Jimmy memiliki catatan terhadap kinerja sejumlah aparat lurah dan camat di Ibukota selama masa pemberlakuan PSBB kemarin. Menurutnya, masih ada sejumlah lurah dan camat yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan fungsi dan tugas Pemprov DKI melawan Covid-19, justru kurang maksimal.

“Ada sejumlah lurah dan camat yang kurang maksimal di lapangan. Padahal, Pak Anies sudah all out, bahkan siaga 24 jam. Makanya, kami minta Gubernur Jakarta tegas menindak lurah dan camat dimaksud. Apalagi, di era Transisi PSBB ini kan bukan berarti harus kendor di lapangan. Jika kita semua lengah dan tidak maksimal, maka bisa jadi gelombang kedua akan dating dan semua tak menginginkan itu,” beber Jimmy tanpa menyebut siapa saja lurah dan camat yang dimaksud.

“Kami tak perlu sebut satu persatu siapa lurah dan camat yang tidak maksimal. Pak Gubernur pasti juga sudah tahu informasinya dan kamipun sudah serahkan catatan namanya ke beliau (Anies),” imbuh Jimmy.

Diketahui, Anies memberlakukan Transisi PSBB mulai Jumat (5/6/2020). Karena, kasus pandemi Covid-19 di Ibukota semakin melandai.  

Meski begitu, Anies menegaskan aturan pemberian sanksi dalam pelaksanaan PSBB tetap berlaku selama periode transisi ini. Menurutnya, masyarakat yang tak memakai masker saat beraktivitas akan tetap diberi denda hingga Rp250 ribu atau memilih kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi khusus. (wan)