Wed. Jun 23rd, 2021

Presiden Ingatkan Jajarannya Agar Tidak Abaikan Covid-19 Saat Pacu Ekonomi

Porosberita.com, Jakarta – -Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh pemerintah daerah dan jajarannya agar tidak mengabaikan pengetatan protokol Kesehatan ditengah upaya memacu peningkatan ekonomi.

“Betul-betul gas dan remnya itu betul-betul dikendalikan benar. Jangan sampai yang digas hanya ekonominya saja, tapi nanti COVID-nya meningkat, hati-hati. Dua-dua (ekonomi dan kesehatan) harus dikendalikan dengan baik,” ujar Jokowi via telekonferensi dari Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

Jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia per Kamis, 9 Juli 2020 telah mencapai 70.736. Angka tersebut berasal dari adanya penambahan kasus positif baru sebanyak 2.657 orang. Angka ini merupakan rekor baru pertambahan jumlah kasus Covid-19 terbanyak per harinya. Jokowi mengingatkan bahwa angka tersebut harus menjadi lampu merah.

Karena itu, Presiden meminta semua daerah berhati-hati dan tetap mengendalikan kasus  Covid-19, termasuk daerah-daerah yang hingga saat ini kasusnya terbilang sedikit. “Tetapi kalau angka yang masih kecil ini tidak dikendalikan baik, manajemen krisis tidak dilakukan, rakyat tidak diajak untuk kerja sama-sama, hati-hati. Jangan dianggap enteng,” ujar Jokowi. (rud)