Sun. May 9th, 2021

Brigjen Prasetijo Terancam Dibui Terkait Buronan Joko Tjandra

Brigjen Prasetijo Utomo

Porosberita.com, Jakarta – Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polr Brigjen Prasetijo Utomo terancam masuk bui dijerat pasal berlapis terkait kasus buron Djoko Tjandra.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan sementara perwira tinggi Polri itu diduga melakukan pelanggaran pidana dalam pembuatan surat palsu dan upaya menghalangi penyidikan terhadap buronan Joko Tjandra.

“Dugaan awal melanggar Pasal 221 dan 263 KUHP,” kata Listyo kepada wartawan Senin, (20/7/2020).

Menurutnya, saat ini tim reserse dan Propam (Profesi dan Pengamanan)  Mabes Polri sedang melakukan investigasi. Nantinya, tim reserse akan menggunakan hasil pemeriksaan sementara Prasetijo di Propam.

Tim khusus reserse yang dibentuk oleh Kabareskrim beranggotakan personel dari Direktorat Tindak Pidana Umum, Direktorat Tindak Pidana Korupsi, Direktorat Siber.

“Hari ini akan diserahkan hasil interogasi Div Propam sebagai dasar LP,” jelasnya.

Terkait kasus ini, tiga Perwira Tinggi Polri telah dicopot oleh Kapolri dari jabatannya. Yakni, Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo setelah terbukti menandatangani surat jalan untuk Djoko melintas dari Jakarta ke Pontianak Juni lalu.

Serta Kepala Divisi Hubungan Internasional Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigadir Jenderal Nugroho Slamet Wibowo. Keduanya menjalani pemeriksaan di Propam dan dinyatakan telah melanggar etik. (wan)