Sun. May 9th, 2021

MPR Tolak Bubarkan BPIP

Arsul Sani

Porosberita.com, Jakarta – MPR RI menyatakan menolak tuntutan tuntutan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) untuk membubarkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP. Alasannya, BPIP dianggap masih menjalankan fungsi pembinaan ideologi Pancasila sesuai dengan yang diharapkan.

“Sepanjang kerja-kerja pembinaannya tidak menimbulkan tafsir-tafsir atau pemahaman Pancasila yang kontroversial, seperti Ekasila dan Trisila, saya kira enggak masalah,” kata Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/7/2020).

Politis PPP ini mengatakan menghargai tuntutan PA 212 tersebut sebagai bagian dari aspirasi masyarakat. Namun, menurutnya ada elemen masyarakat lain yang masih mendukung keberadaan BPIP.

Dia mencontohkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hal itu terlihat saat PBNU menyampaikan usulan perubahan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi RUU BPIP.

Disisi lain,  Arsul menyatakan Fraksi PPP akan mengikuti pembahasan RUU BPIP. Setelah mendengarkan aspirasi masyarakat, PPP baru akan menyatakan sikap terkait RUU yang diajukan pemerintah sebagai perbaikan RUU HIP itu.

Sebelumnya, dalam Munas PA 212 dalam bidang kebangsaan yang digelar pada Minggu (19/7/2020) diamanatkan pembubaran BPIP.

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif menegaskan permintaan pembubaran BPIP merupakan  salah satu amanat Musyawarah Nasional II PA 212, termasuk pemulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dari Arab Saudi. (wan)