Thu. Jun 24th, 2021

KPK Harap Hakim Terapkan Peraturan MA Soal Penjara Semumur Hidup Bagi Koruptor

Porosberita.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap para hakim segera menerapkan vonis terhadap terdakwa seperti yang tertuang dalam Peraturan Mahkamah Agung (MA).

Diketahui, MA menerbitkan Perma Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Termasuk vonis penjara seumur hidup bagi korupsi dengan kerugian negara di atas Rp 100 miliar.

Sebelum mengadili, hakim harus mempertimbangkan sejumlah hal, yaitu kategori kerugian keuangan negara, tingkat kesalahan, dampak, dan keuntungan. Lalu rentang penjatuhan pidana, keadaan yang memberatkan atau meringankan, penjatuhan pidana serta ketentuan lain yang berkaitan dengan penjatuhan pidana.

“Sudah seharusnya parameter penerapan Pasal 2 dan Pasal 3 tersebut sudah dapat diwujudkan dalam pemidanaan oleh para hakim yang menyidangkan perkara Tipikor dari hakim tingkat pertama hingga MA,” kata Juru bicara KPK Ali Fikri, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, parameter yang ada dalam Peraturan MA itu semestinya dijadikan panduan dalam penyusunan pedoman tuntutan oleh KPK. “Karena sebelumnya KPK juga ikut hadir dalam pembahasannya,” jelasnya. (wan)