Mon. Jun 21st, 2021

Tjahjo Kumolo Minta Maaf Soal Tautan Film Ilegal Yang Dibagikan Lewat Twitter

Tjahjo Kumolo

Porosberita.com, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo meminta maaf terkait link atau tautan film bajakan yang ia sebarkan di Twitter.

Sebelumnya, pada Minggu (16/7/2020), Tjahjo melalui twitternya membagikan sejumlah tautan film secara ilegal. Sejumlah judul film yang disertakan, diantaranya Cut Nyak Dien, Sang Pencerah, Sang Kiai, Senja Merah di Magelang, serta Ketika Bung Karno di Ende.

“Saya mendapat kiriman Whatsapp koleksi film perjuangan tersebut -mengingat Hari Kemerdekaan RI- saya berbagi saja kepada grup via Twitter,” tulis Tjahjo dalam kicauan yang ditujukan langsung ke sutradara Joko Anwar.

Tjahjo menyatakan, “Mohon maaf kalau saya salah dan khilaf, kalau saya harus membayar karena saya berbagi, saya siap semampu saya.”

Sebelumnya, tautan film yang dibagikan Tjahjo melalui twitternya menuai protes dari kalangan  sineas film Indonesia, termasuk Joko Anwar, Ifa Isfansyah, serta Sheila Timothy.

“Apakah benar ada seorang menteri @jokowi membagi-bagikan link film-film Indonesia di Youtube yang di-upload secara ilegal? Kalau benar, ijinkan saya patah hati dan hilang harapan pemerintah Indonesia serius mendukung atau paham industri kreatif,” kicau Joko.

Produser Lala Timothy berpendapat bahwa tindakan Tjahjo ini menjadi cerminan kurangnya wawasan tentang film yang legal atau tidak untuk ditonton. (rud)