Sat. Jan 28th, 2023

Mantan Presiden Prancis Tegaskan Teroris Bukan Muslim

Francois Hollande

Porosberita.com, Jakarta – Mantan Presiden Prancis Francois Hollande menegaskan bahwa para teroris tidak boleh dicampuradukkan dan disamakan dengan Muslim. Menurutnya, para teroris bukanlah muslimin.

“Jangan mencampuradukkan antara teroris ini dengan Muslim. Itu akan menjadi kesalahan yang akan menjerumuskan kita ke dalam konflik yang tidak ingin kita sentuh,” kata Hollande,i Jumat (30/10/20), saat mereaksi serangan penikaman di kota Nice, seperti dikutip IRNA dari kantor berita Anadolu Agency.

“Para teroris ingin menciptakan perang antar-agama,” tegasnya.

Hollande menyampaikan itu setelah terjadi serangkaian serangan pada Kamis (29/10/20) lalu di kota-kota Prancis, Nice, Avignon dan Lyon, serta Konsulat Prancis di Jeddah, Arab Saudi.

Diketahui, aksi-aksi teror tersebut tak terlepas dari penghinaan tabloid satire Prancis, Charlie Hebdo terhadap Nabi Muhammad SAW dan dukungan Presiden Emmanuel Macron terhadap aksi tersebut. Hal itu diketahui memicu reaksi luas di dunia Islam.

Dengan gegabah, Macron menegaskan mendukung penerbitan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW dan menyebutnya sebagai kebebasan berekspresi. (nto)