Fri. Feb 3rd, 2023

Nurhadi Pukul Petugas Rutan KPK

Nurhadi

Porosberita.com, Jakarta – Mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi diduga memukul petugas rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk itu, KPK tengah memproses masalah tersebut.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menuturkan insiden itu terjadi Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 16.30 WIB bertempat di Rutan Ground A yang berada di Gedung KPK Kav. C-1,

“Benar diduga telah terjadi tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh tahanan KPK atas nama NHD kepada salah satu petugas Rutan KPK,” kata Ali kepada wartawan, Jumat (29/1/2021).

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi lantaran adanya salah paham antara Nurhadi dengan petugas rutan mengenai sosialisasi kamar mandi di rutan tersebut.

“Peristiwa ini diduga terjadi karena kesalahpahaman NHD, terkait adanya penyampaian penjelasan sosialisasi oleh petugas rutan KPK mengenai rencana renovasi salah satu kamar mandi untuk tahanan,” terangnya.

Meski hanya salah paham, lanjut Ali, KPK tetap memproses masalah ini sesuai peraturan yang berlaku. Sebab terjadi tindak kekerasan.

“Pihak rutan KPK akan melakukan tindakan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku terhadap tahanan dimaksud,” pungkasnya.

Diketahui, Nurhadi dan menantunya Resky Herbiyono diamankan di sebuah rumah di daerah Jakarta Selatan pada Senin (1/6/2020).

KPK menetapkan Nurhadi bersama Rezky Herbiyono (RHE), swasta atau menantunya dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS) sebagai tersangka pada 16 Desember 2019.

Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA.  Suap terkait pertama, perkara perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) pada 2010. Suap kedua terkait pengurusan perkara perdata sengketa saham di PT MIT. (wan)