Sat. Jul 13th, 2024

Latma Marinir Indonesia dan AS Ditutup

Porosberita.com, Banyuwangi – Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Kolonel Marinir I Made Sukada, mewakili Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono secara resmi menutup Latihan Bersama (Latma) Marinir Indonesia – Amerika dengan sandi Reconex 21-II di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 7 Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (16/6/2021).

Dalam amanat tertulis yang dibacakan Dankolatmar, Dankormar mengatakan, kurang lebih 15 hari, seluruh peserta latihan telah mengikuti latihan bersama Reconex 21-II di Puslatpurmar 5 Baluran dan Puslatpurmar 7 Lampon. Dankormar mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta latihan karena selama kegiatan berlangsung seluruh peserta tetap menerapkan standar operasi dan prosedur serta protokol kesehatan yang ketat dalam penangganan Covid-19. Sehingga secara umum pelaksanaan latihan dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan latihan yang telah ditetapkan.

Disampaikan juga oleh Dankormar, bahwa Latma Reconex 21-II dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan Satuan Intai Amfibi Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) dan United States Marine Corps (USMC) Reconnaissance Unit melalui latihan teknis dan taktis serta latihan satuan tingkat peleton dengan fokus pada operasi amfibi. Baca juga: Kehabisan Makanan, Marinir Amerika Dipaksa Makan Tanaman Liar dan Ular

Selain itu, latihan diselenggarakan untuk mempererat hubungan persaudaraan antar pasukan dari kedua negara, sehingga kerja sama bilateral bidang pertahanan (Military To Military) antara Indonesia dan Amerika Serikat terus berlanjut dan lebih ditingkatkan di masa yang akan datang.

“Pengalaman dan pelajaran yang telah diperoleh dari latihan bersama ini, agar dapat dijadikan sebagai pedoman dan bahan evaluasi sekaligus sumber informasi dalam menciptakan ide baru, inovasi dan kreativitas yang mengarah kepada perbaikan dan kemajuan pada upaya peningkatan profesionalisme prajurit Intai Amfibi Korps Marinir dalam rangka mendukung tugas Korps Marinir,” harap Dankormar.

Pada kesempatan tersebut, Dankormar memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada pemerintah Amerika Serikat dalam hal ini ODC, atas suksesnya penyelenggaraan latihan bersama Reconex 21-II. Termasuk kepada Sopsal Mabesal atas dukungan dan perhatiannya, sehingga latihan dapat diselenggarakan dengan baik dan lancar. Baca juga: Pasukan Elit TNI Angkatan Laut dan Marinir Amerika Taklukkan Ganasnya Ombak Laut Banyuwangi

”Kepada panitia penyelenggara, para instruktur dan seluruh pihak yang telah membantu dalam penyelenggaraan latihan bersama Reconex 21-II, Terima kasih yang sebesar-besarnya atas jerih payah dan kerja kerasnya, sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses,” katanya.

Selain itu, Dankormar juga meminta agar dilakukan evaluasi secara rinci dan tajam, guna mendapatkan perspektif yang lebih luas, bagi kepentingan penyempurnaan doktrin, strategi, taktik, teknik dan prosedur, serta penelitian dan pengembangan, khususnya yang terkait dengan peningkatan kemampuan Interoperability dan kemampuan Satuan Intai Amfibi Korps Marinir. Diakhir amanatnya, Dankormar menyampaikan salam hormat kepada pimpinan Delegtion United States Marine Corps Reconnaissance Unit, pemerintah Amerika Serikat dan keluarga peserta latihan. “Selamat Jalan, semoga selamat sampai tujuan. Sampai ketemu lagi pada penyelenggaraan latihan Bersama di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Selesai pelaksanaan upacara penutupan, dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa, pelepasan anak penyu atau Tukik ke laut dan foto bersama. (nto)

About Author