Thu. Aug 18th, 2022

LAKI: Diduga Ada Mafia Bawang Putih Libatkan Pejabat Tinggi

Foto: Ists

Porosberita.com, Jakarta – Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) mengungkap dugaan adanya mafia bawang putih yang melibatkan pihak pejabat tinggi, oknum anggota parlemen beserta stafnya dan swasta.

Direktur LAKI, Ridwan Umar membeberkan kelompok mafia bawang putih diduga beroperasi di dua instansi pemerintah,

“Ya, kami menduga ada mafia bawang putih di dua instansi pemerintah. Mereka bekerja cukup rapih dan ditengarai melibatkan pejabat tinggi instansi pemerintah terkait, anggota parlemen serta stafnya dan swasta,” beber Ridwan kepada awak media di Jakarta, Jumat (28/5/2022).

Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh LAKI, lanjut Ridwan, diduga pihak-pihak yang terlibat berbagi peran. Diantaranya berperan sebagai operator lapangan dan penghubung dari pihak swasta atau importir.

“Atas data dan informasi yang kami peroleh, diduga pelakunya beberapa orang dan berbagi peran, seperti ada yang jadi operator lapangan dan penghubung antara pejabat dan pihak importer,” jelasnya.

Adapun modus yang dijalankan pelaku, diduga termasuk dalam tindak pidana gratifikasi. Sementara jumlah dana hasil gratifikasi yang diperoleh pelaku hampir Rp1 triliun. “Kami duga ini gratifikasi yang jumlahnya fantastis hampir Rp1 triliun,” ujarnya.

Sayangnya, Ridwan enggan menjelaskan secara detail siapa saja pihak yang diduga terlibat dalam kasus mafia bawang putih ini. “Nanti semua akan kami ungkap saat melaporkannya ke pihak berwenang,” elaknya.

Ridwan menandaskan, terkait temuan itu, maka LAKI akan melaporkan dugaan ini ke pihak berwenang untuk ditelusuri, dan diungkap sampai tuntas. Karena diduga masalah ini mengarah ke kasus mafia minyak goreng yang sedang ditangani pihak Kejaksaan Agung.

“Nanti kami akan laporkan ke pihak berwenang, yakni KPK, Kejagung dan Mabes Polri. Karena bisa jadi ini mengarah ke kasus mafia minyak goreng yang saat ini sudah ditangani Pidsus Kejagung,” tutupnya. (wan)