Bos First Travel Ungkap Pihak Dibalik Skandal Mafia Umroh

428
Andika Surachman dan istrinya Anniesa Hasibuan

Porosberita.com, Jakarta – Bos First Travel Andika Surachman akan mengungkap pihak mana saja yang terlibat dalam skandal mafia umroh tersebut. Hal itu diutarakan Kuasa hukum biro perjalanan umrah First Travel, Ronny Setiawan,

Ronny menuturkan, Andika telah menceritakan semua masalah yang ada dibalik kasus hukum yang menjeratnya. Bahkan, kliennya itu juga telah menyebut sejumlah pihak yang terlibat dan mengetahui skandalnya.

“Iya, jadi pengakuan (Andika) ini diperoleh setelah adanya dorongan pengacara jamaah yakni Riesqi Rahmadinsyah, yang bersedia membantu membuka semua skandal mafia umrah dan proses hukum yang membelit Andika,” ujar dia, Selasa (28/8/2018).

Ronny menceritakan Andika mengungkapkan keinginannya untuk membuka siapa saja yang terlibat karena merasa kesal dan kecewa setelah mengetahui Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menolak permohonan bandingnya.

Kekecewaan Andika diungkapkan dalam secarik kertas yang ditulis dengan tangannya sendiri. Dalam suratnya itu, tercantum tempat dan tanggalnya, yakni Depok 27 Agustus 2018.

Ronny membenarkan bahwa itu adalah tulisan tangan Andika. “Iya, benar itu surat Andika yang ditulis tangan dan diserahkan melalui keluarganya yang berkunjung ke Rutan,” tutur Ronny.

Dalam suratnya itu, Andika menuliskan “Kejaksaan, pengadilan mendzolimin saya. Aset saya dihilangkan. Negara merebut aset saya. Saya akan buka semua keterlibatan orang-orang di balik First Travel,” tulis Andika dalam suratnya.

Selain kecewa permohonan bandingnya ditolak PT Bandung, Andika ecewa karena sampai saat ini pihaknya tidak mendapat bukti aset yang disita oleh aparat penegak hukum. “Parahnya proses hukum terhadap kami, bahkan kami tidak mendapat bukti aset kami yang disita, dan bobroknya bisnis umrah,” tulis Andika.

Karena itu, Andika rela mengorbankan jiwanya agar kasus hukum yang menjeratnya ini betul-betul terbongkar. “Saya rela mati demi terbongkarnya skandal hukum ini,” tutur Andika. (wan)