Bupati Terpilih Bandung Barat Akan Diperiksa KPK

105
AA Umbara dan Hengky Kurniawan

Porosberita.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Bupati Bandung Barat terpilih AA Umbara Sutisna terkait kasus suap Abubakar bupati periode 2013-2018.

“Sudah dijadwalkan akan diperiksa untuk tersangka ABB (Abubakar) dalam kasus dugaan suap Bupati,” ujar  Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Untuk diketahui, AA Umbara Sutisna dan wakilnya Hengky Kurniawan baru saja ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung Barat pada 25 Juli lalu.

Adapun  Abubakar yang menjabat sebagai bupati Bandung Barat selama dua periode selama 2008-2013 dan 2013-2018 telah ditetapkan tersangka oleh penyidik KPK

Politukus PDIP yang dipecat itu ditetapkan sebagai tersangka pada 11 April lalu. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama  tiga tersangka tersangka lainnya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Abu Bakar bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap kepada Bupati Bandung Barat periode 2013-2018. Abu Bakar bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bandung Barat Weti Lembanawati dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bandung Barat Adityo diduga menerima suap dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah Bandung Barat Asep Hikayat.

Abubakar diduga meminta uang ratusan juta rupiah kepada sejumlah kepala dinas untuk kepentingan pencalonan istrinya, Elin Suharliah sebagai Bupati Bandung Barat 2018-2023. Namun pada Pilkada Bandung Barat tersebut, Elin kemudian kalah suara dari Aa Umbara.

Kasus ini terungkap dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Selasa (10/4/2018). Saat itu, KPK mengamankan uang sebesar Rp 435 juta yang diduga untuk suap. Untuk mengumpulkan dana tersebut, Abubakar meminta bantuan Weti Lembanawati dan Adityo.

Abu Bakar diduga meminta uang kepada sejumlah kepala dinas untuk kepentingan pencalonan istrinya, Elin Suharliah sebagai Bupati Bandung Barat 2018-2023.

Saat itu, Abubakar sedang berada di rumahnya dan saat hendak diringkus KPK, Abubakar beralasan akan menjalani kemoterapi sehingga tak ikut diamankan.

Namun, pada Kamis (12/4/2018) lalu, Abubakar langsung ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK. (wan)