Yusril Ingatkan Jangan Sampai Teror Bom Jadi Pengalih Perhatian

38
Yusril Ihza Mahendra

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengimbau masyarakat tidak terdistraksi dengan peristiwa teror bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. Sebab, apabila masyarakat terus merasa terganggu apalagi takut maka tujuan dari teroris berhasil.

Menurut Yusril, tujuan sebuah teror adalah menciptakan rasa takut kepada masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak takut dengan aksi teror tersebut. “Tujuan teror itu jelas untuk menciptakan ketakutan yang meluas kepada warga masyarakat. Kalau ketakutan itu meluas maka tujuan dari tindakan teror menjadi tercapai,” kata Yusril, melalui keterangan persnya, Senin (14/5/2018).

Apabila rasa takut kian meluas di masyarakat, lanjut Yusril, maka dampaknya akan melemahkan aktivitas ekonomi. Jika keadaan tersebut berlanjut maka perekonomian yang sudah lesu akan bertambah lesu dan berpotensi meruntuhkan negara.

Di sisi lain, Yusril juga meminta agar masyarakat tetap fokus menghadapi dan mencermati berbagai masalah pelik yang dihadapi bangsa dan negara saat ini. Termasuk sejumlah agenda politik dan masalah ekonomi yang kian terpuruk.

“Teror bom jangan membuat perhatian kita beralih dan lengah dari persoalan politik yang menjadi agenda nasional, Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Juga jangan memalingkan perhatian kita dari kesulitan ekonomi yang tengah melilit masyarakat, kurs dolar yang terus menekan rupiah dan beban utang negara yang kian mencemaskan,” jelasnya.

Yusril pun mengingatkjan bahwa beberapa hari ke depan masyarakat Muslim juga akan menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadan. Saat itu, masyarakat Muslim khususnya menengah ke bawah membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan mereka baik pada bulan Ramadhan hingga Lebaran.

“Karena itu masyarakat dan negara memang perlu meningkatkan kewaspadaan menghadapi serangan teroris dan bersatu melakukan perlawanan. Akan tetapi, jangan lupa untuk menciptakan suasana yang kondusif agar beban hidup rakyat kecil tidak makin parah,” pungkasnya. (wan)