Diciduk KPK, Bupati Cirebon Dipecat PDIP

130
Sunjaya Purwadisastra, Bupati Cirebon, Jawa Barat.

Porosberita.com, Jakarta – PDI Perjuangan memecat kadernya Sunjaya Purwadisastra, yang merupakan Bupati Cirebon, Jawa Barat. Langkah itu ditempuh partai berlambang moncong putih pasca Sunjaya diciduk dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (24/10/2018).

Pemecatan itu diungkapkan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, TB Hasanuddin. “Kasus ini (OTT) sangat disesalkan, tentu partai tetap konsisten memecat Sunjaya dari keanggotaan per hari ini,” kata TB Hasanudin di Cirebon, seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/8/2018).

Ia menyesalkan peristiwa ini karena partai setiap saat menyampaikan kepada para kader untuk tidak berurusan dengan korupsi. Bagi kader yang melanggarnya, TB Hasanuddin menegaskan, ada konsekuensi pemecatan dari keanggotaan partai. “Ini sangat disesalkan karena apa, sudah berulang kali, dan sudah berbuih-buih pimpinan partai menyampaikan (untuk menjauhi korupsi),” ujar dia

“Saya secara pribadi pun menyampaikan ada tiga hal yang tidak boleh disentuh oleh kader, yaitu tindakan korupsi, narkoba, dan terlibat dalam tindakan terorisme, dan itu selalu didengungkan dan diumumkan,” kata TB Hasanuddin.

Diakuinya bahwa dirinya mendapatkan informasi adanya OTT Bupati Cirebon Sunjaya pada Rabu (24/10) malam dari media dan langsung kroscek kepada kader yang ada di Cirebon. “Saya baru mendapatkan dari media tadi malam dan langsung kroscek ke rekan-rekan yang ada di Cirebon ternyata bahwa Saudara Sunjaya Bupati Cirebon telah ditangkap KPK,” kata TB Hasanudin.

Seperti diketahui, dalam OTT di Cirebon, KPK mengamankan tujuh orang, salah satunya Bupati Cirebon. Petugas KPK menemukan uang miliaran rupiah yang merupakan barang bukti atas dugaan transaksi suap.  “Penangkapan ini diduga terkait jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah,” Ketua KPK Agus Rahardjo. (wan)