Din Syamsuddin Mundur Sebagai Utusan Khusus Presiden

70
Din Syamsuddin

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban.

Mantan Ketua Umum PP Muhammdiyah itu mengaku pengunduran dirinya demi menjaga netralitasnya sebagai tokoh agama. Mengingat, saat ini Din masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI. Din juga masih menjadi ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju, yang merupakan gerakan rakyat Indonesia bersifat lintas agama, suku, bahasa, dan budaya.

Untuk itu, Din menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/9/2018).  “Jadi, pengunduran diri ini sebenarnya sudah saya sampaikan melalui surat, per tanggal 21 september yang lalu. Dan alhamdulillah beliau sudah membaca, dan dapat memahami maksudnya,” jelasnya di Istana..

Menurutnya, pengunduran diri itu karena Presiden Joko Widodo saat ini sudah resmi menjadi calon presiden yang akan berkontestasi dalam pemilihan presiden 2019. Sementara, dirinya saat ini sebagai tokoh agama ingin tetap netral dan tak berpihak kepada salah satu kubu di Pilpres.

“Kalau saya masih menjabat sebagai utusan khusus presiden yang sekarang jadi capres, itu berarti banyak yang memahaminya saya hanya ada di sini, di satu pihak, di satu kubu, dan itu akan menghalangi dan tidak memudahkan upaya saya untuk membangun kebersamaan dari masyarakat majemuk, di berbagai organisasi,” pungkasnya. (wan)