Sat. Sep 25th, 2021

Aksi Mahasiswa Merebak, Jokowi Panggil Sejumlah Menteri

Porosberita.com, Jakarta – Presiden Jokowi memanggil  sejumlah menteri dan petinggi lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019). Jokowi akan memimpin rapat membahas situasi terkini.

“Iya, ini mau rapat. Soal situasi sekarang ini,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain Moeldoko hadir Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofian Djalil.

Kemudian dikabarkan hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung,

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala BIN Budi Gunawan, Pangdam Jaya Mayor Jenderal Eko Margiyono, hingga Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono.

Dia mengaku sudah tahu kabar tentang kerusuhan di Jayapura dan Wamena, Papua yang terjadi pada hari ini. Termasuk juga informasi tentang bangunan fasilitas publik dan kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar.

Selain itu, juga soal juga memantau rencana aksi mahasiswa di sejumlah daerah.

Diketahui, kelompok yang menamakan diri dengan Aliansi Rakyat Bergerak bakal menyuarakan tujuh tuntutan dalam aksi damai #GejayanMemanggil di Yogyakarta.

Di antaranya, mendesak agar pembahasan ulang Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) ditunda. Terutama terkait pasal-pasal yang kontroversial.

Diantaranya, pasal yang mengatur soal makar, pidana terhadap gelandangan, dan beberapa pasal lain. Mahasiwa menilai RKUHP berpotensi digunakan untuk mengkriminalisasi masyarakat.

Aliansi Rakyat Bergerak juga mendesak pemerintah dan DPR untuk merevisi UU KPK yang baru saja disahkan dalam Sidang Paripurna DPR. Terpenting, Aliansi juga mendorong proses demokratisasi di Indonesia. (wan)