Sat. Dec 4th, 2021

Sejumlah Mantan Menteri Bakal isi Posisi di BUMN

Porosberita.com, Jakarta – Staf Khusus Menteri  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengungkapkan sejumlah mantan menteri dan mantan wakil menteri kemungkinan akan ditunjuk sebagai petinggi di perusahaan pelat merah, baik direksi dan komisaris.

Arya mengakui, pihaknya terus mencari kandidat yang pantas untuk duduk di kursi penting BUMN. Namun, ia belum mau memaparkan detail siapa saja yang akan dipilih dan BUMN mana yang akan diisi oleh mantan menteri atau mantan wakil menteri ke depannya.

“oya, sekarang kami masih mencari, tapi ada kemungkinan mantan wakil menteri, bisa saja mantan menteri. Kami lagi cari-cari untuk melengkapi BUMN,” kata Arya, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, Kementerian BUMN tak akan asal pilih orang untuk memimpin perusahaan pelat dalam beberapa tahun ke depan. Hal yang pasti, sosok itu dinilai pantas sesuai dengan latar belakangnya.

Sebelumnya, muncul isu bahwa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan akan masuk menjadi salah satu komisaris di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Kemudian, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti disebut-sebut akan ditunjuk sebagai komisaris di Perum Perindo.

Namun, Arya tak memberi jawaban pasti apakah kedua mantan pejabat itu benar akan menjadi petinggi di BUMN. “Lihat nanti,” ielaknya.

Arya mengatakanKementerian BUMN telah mengajukan beberapa nama calon bos PLN kepada Jokowi. Salah satu nama yang diajukan adalah mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Menurutnya, Rudiantara dicalonkan karena ia memiliki pengalaman sebagai profesional dan pernah berkarir di sejumlah perusahaan. Maka itu, pemerintah memandang Rudiantara bisa menjadi salah kandidat untuk memimpin PLN.

Diketahui, Kementerian BUMN juga baru mengangkat mantan Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Orias Petrus Moedak menjadi Direktur Utama PT Inalum (Persero). Orias menggantikan Budi Gunadi yang kini menjabat Wakil Menteri BUMN. (nto)