Wed. Aug 4th, 2021

DPR Segera Panggil Tito Soal Cuci Uang kepala Daerah di Kasiono

Saan Mustofa

Porosberita.com, Jakarta – Komisi II DPR segera memanggil Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait masalah kepala daerah yang melakukan pencucian uang lewat kasino.

“Iya benar, Komisi II sesegera mungkin mengagendakan dengan Kemendagri untuk membahas soal dana parkir di kasino itu,” kata Wakil Ketua Komisi II Saan Mustofa  di DPR, Jakarta, Selasa (17/12)

Saan menduga, kunjungan kerja kepala daerah keluar negeri adalah sumber masalahnya. Karena itu, Saan lantas mengkritisi Kemendagri yang mudah memberikan izin kepada para kepala daerah melakukan kunjungan kerja keluar negeri. “Jangan sampai undangan-undangan ke luar negeri jadi pembicara untuk di forum-forum internasional hanya bagian dari modus operandi mereka untuk bisa ke luar,” jelas politikus Partai NasDem ini.

Senada dengan itu, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung meminta Kemendagri dan PPATK mengusut dan melakukan pembinaan terhadap kepala daerah yang melakukan pencucian uang di kasino luar negeri. “Itu jelas tidak wajar pertama penempatannya saja di rekening kasino sudah sesuatu yang buruk, artinya kalau ada orang yang menempatkan dana ke rekening seperti itu, orang yang interaksinya sudah sering dengan dunia yang seperti itu,” paparnya.

Kasus pencucian uang kepala daerah di kasino luar negeri awalnya terungkap dalam Refleksi Akhir Tahun di Kantor PPATK, Jakarta, Jumat (13/12/2019). PPATK mengungkap temuan tentang data sejumlah transaksi kepala daerah senilai Rp50 miliar dalam rekening kasino luar negeri. (wan)