Tue. Jul 5th, 2022

Ketua Yayasan Unkris Imbau Stakeholder Jaga Sinergitas

Amir Karyatin, SH bersama Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.Sip

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Yayasan Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Amir Karyatin, SH mengimbau seluruh stakeholder Unkris untuk tetap menjaga sinergitas menghadapi tantangan dunia pendidikan di tengah pandemi Covid-19 (corona) saat ini.

Amir mengatakan, Unkris sebagai salah satu kampus tertua di Indonesia telah mengalami pasang surut, tapi bisa tetap eksis. Ini membuktikan, kemampuan luar biasa dari civitas akademika Unkris dalam menjalankan peran dan fungsinya mencetak intelektual untuk mengabdi kepada masyarakat diberbagai sektor kehidupan.

“Unkris sebagai salah satu kampus tertua di Indonesia sudah mengalami pasang surut dan berbagai macam tantangan. Tapi, sampai saat ini masih bisa eksis. Jadi, bisa disimpulkan bahwa seluruh stakeholder yang memimpin Unkris dari waktu ke waktu ketahanannya luar biasa. Siapapun pemimpinnya dan saat ini tentu sangat berharap kepada pejabat rektorat yang baru dilantik untuk tetap menjadi luar biasa,” kata Amir seuasi dilantik menjadi Ketua Yayasan Universitas Krisnadwipayana (Unkris) di Kampus Unkris di Jalan Jatiwaringin Raya, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Jumat Jumat (13/11/2020).

Selain Ketua Yayasan Unkris, turut dilantik Rektor Unkris Dr. Ir. Ayub Muktiono, M.Sip serta Wakil Rektor 1 ; Dr. Ismail Razak, Wakil Rektor 2 : Dr. H. Suwanda dan Wakil Rektor 3 : Dr. Parbuntian, SH, MH. Adapun saksi Dekan Fakultas Teknik Unkris, Dr. Harjono P. Putro dan dari unsur Yayasan Unkris, Dr. Hendra, SH, MH.

Untuk tetap eksis dan menjadi yang terbaik, lanjut Amir, maka pihaknya mengimbau kepada seluruh civitas akademika Unkris untuk terus menjaga soliditas dan membangun sinergi.

“Jika seluruh stakeholder atau civitas akademika Unkris bisa terus bersinergi dan kerja kuat, kerja cerdas, kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas, maka Insya Allah, Unkris akan terus berkembang dan maju, meski di tengah masa pandemi seperti saat ini. Kami berharap, di tangan orang-orang muda seperti Pak Ayub yang lebih muda dari saya, Unkris tidak hanya eksis tapi juga menjadi kampus yang mampu menjawab kebutuhan bangsa dan negara saat ini dan akan datang,” kata Amir.

Di tempat yang sama, Rektor Unkris Dr. Ir. Ayub Muktiono, M. Sip menyampaikan program prioritas diantaranya bidang pengabdian masyarakat. “Dengan amanah yang saya emban ini, tentu saya punya program prioritas. Pertama adalah bidang pengabdian masyarakat yang kami nilai masih kurang, sehingga rangkingnya stagnan,” tutur Ayub.

Program lainnya adalah menjalin kerjasama dengan pihak dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu terkait konsep Kampus Merdeka yang didengungkan pemerintah. “Dengan menjalin kerjasama baik di dalam maupun luar negeri, maka para mahasiswa bisa dengan mudah untuk praktek kerja atau magang yang kelak menjadi bekal dalam dunia kerja,” paparnya.

Selanjutnya, kata Ayub, pihaknya akan membuka program studi baru, yakni kenotariatan dan lainnya. “Program lainnya yang jadi prioritas yakni membuka program studi baru kenotariatan. Selain itu, program doktoral di bidang adiministrasi dan ekonomi,” ungkapnya.

Selain itu, kata Ayub, untuk membantu mahasiswa yang kesulitan keuangan akibat pandemi corona, maka diberi kemudahan dengan cara mencicil biaya kuliah. “Selama ini sudah ada beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Khusus untuk masa pandemi ini, kami membberi kemudahan pembayaran biaya kuliah dengan cara mencicil. Alhamdulillah, di Unkris tidak ada mahasiswa yang berhenti hanya karena faktor biaya kuliah,” pungkasnya.  (sur)