Sun. Jul 3rd, 2022

Bamsoet Prihatin Dengan Status Tersangka KPK Calon Besan

Bamsoet

Porosberita.com, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku prihatin dengan nasib yang menimpa calon besannya Suharjito yang menjadi menjadi salah satu tersangka kasus suap perizinan ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Suharjito merupakan ayah dari Adit yang merupakan kekasih Laras, anak

“Kalau orangtuanya (calon mertua anak) melakukan sesuatu apa yang kamu rasain? Iya itu yang saya rasain. Ya intinya tentunya saya prihatin,”  kata Bamsoet di Gedung MPR RI, Sabtu (28/11/2020).

Bamsoet menuturkan dia juga dapat merasakan apa yang sedang dirasakan oleh Laras putrinya. Saat ini, dia sebagai orangtua berusaha menguatkan putrinya yang telah memiliki rencana melakukan pernikahan dengan Adit.

Untuk itu, Bamsoet terus memberikan semangat kepada Laras agar tetap tegar dan tetap menjalankan rencana pernikahannya dengan Adit yang rencananya akan digelar pada 2021 mendatang.

“Saya sebagai orangtua tugas saya sekarang adalah menjaga semangat anak saya. Supaya tetap agar sabar, agar tetap melaksanakan rencana pernikahannya pada tahun depan,” kata Bamsoet.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo beserta enam orang lainnya sebagai tersangka kasus tersebut.

Ketujuh tersangka yang ditetapkan KPK, masing-masing Edhy Prabowo,  staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Andreau Pribadi Misata, dan seorang bernama Amiril Mukminin.

Mereka ditetapkan sebagai penerima suap.

KPK menduga pihak penerima suap memberikan tarif daya angkut untuk ekspor benih lobster sebesar Rp1.800 per ekor. Uang suap tersebut diduga digunakan untuk pembelian sejumlah barang mewah di luar negeri.

Kemudian, seorang tersangka lagi Direktur PT Dua Putra Perkasa bernama Suharjito disangkakan sebagai pemberi suap. (wan)