Sun. Jul 3rd, 2022

Ketum dan Panglima Laskar FPI Datangi Polda Metro Jaya Untuk Diperiksa

Sobri Lubis

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Sobri Lubis, dan Panglima Laskar FPI, Maman Suryadi, mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernihakan puteri Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kuasa Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro menegaskan kedatangan Sobri Lubis dan Manan bukan untuk menyerahkan diri, melainkan untuk diperiksa penyidik terkait kasus tersebut.

“Kami datang bukan untuk menyerahkan diri, kami datang untuk diperiksa. Karena baru panggilan kedua,” kata Kuasa Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/12/2020).

“Kalau misalnya itu panggilan ketiga, baru tidak datang, boleh jemput paksa. Jadi kami sudah janjian jam 10.00 WIB untuk diperiksa sebagai tersangka,” imbuhnya.

Dalam acara pernikahan dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sobri Lubis sebagai penanggung jawav acaea dan Maman bertanggung jawab untuk keamanan. Selain itu, ketua panitia acara Haris Ubaidillah dan sekretaris panitia yaitu Ali Bin Alwi Alatas.

Kelimanya, sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pasal 93 tersebut berbunyi ‘setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta’

(wan)