Tue. Jul 5th, 2022

Kedubes Jerman Jelaskan Soal Kunjungan ke Markas FPI

Utusan Dubes Jerman ke Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat

Porosberita.com, Jakarta – Kedutaan Besar Jerman di Jakarta akhirnya angkat bicara menanggapi kabar beredar beberapa hari terakhir mengenai kunjungan salah satu diplomatnya ke markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat.

Melalui keterangan resminya pada Senin (21/12/2020), Kedubes Jerman memastikan pegawainya yang datang ke Markas FPI bertindak atas inisiatif sendiri, dan bukan atas perintah dari pimpinan Kedutaan Besar Jerman.

Kedatangan seorang pegawai Kedubes Jerman ke markas FPI dilakukan sehubungan dengan adanya pemberitahuan mengenai demonstrasi pada 18 Desember lalu. Pegawai itu berusaha untuk mendapatkan gambaran tersendiri mengenai situasi keamanan yang bersangkutan, karena demo dapat melintasi kawasan kedutaan.

“Pegawai tersebut bertindak atas inisiatif sendiri, tanpa koordinasi dengan pihak kedutaan,” tulis keterangan resmi Kedubes Jerman.

Terkait beredarnya isu ini, Kedubes Jerman menyesali kesan yang ditimbulkan peristiwa ini di mata publik dan memastikan tidak ada tujuan politis apa pun di balik kunjungan tersebut.

“Pernyataan lain yang bertentangan dengan ini tidak sesuai dengan fakta. Kedutaan Jerman menentang segala upaya untuk menginstrumentalisasi kejadian ini demi tujuan politis,” jelas Kedubes Jerman.

Sebelumnya, Sebelumnya, Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengungkapkan soal kasus tewasnya enam laskar FPI makin mendapat sorotan dunia internasional. Perwakilan duta besar negara Jerman pun telah menyambangi maskar syariah FPI di Jalan Paksi, Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Iya, itu kedutaan Jerman sudah datang ke sekretariat FPI,” kata Munarman, Sabtu (19/12).

Munarman menunjukkan foto yang menampakkan seorang wanita berambut pirang dikuncir mengenakan baju biru masuk ke secretariat FPI. Dalam foto lainnya,  menunjukan satu unit mobil mercy dengan plat nomor kendaraan Diplomatik terparkir di sekitar sekretariat FPI.

Sayangnya Munarman tak menyebut detail siapa nama perwakilan Kedubes Jerman yang menyambangi markas FPI itu. Serta apa isi pembicaraan yang disampaikan kedua belah pihak.

Namun Munarman menyatakan, kedatangan perwakilan Kedutaan Besar Jerman ke markas FPI ini sebagai bentuk perhatian internasional atas tewasnya enam laskar FPI yang diduga ditembak apparat kepolisian.

“Perhatian Internasional terhadap kasus extra judicial killing 6 syuhada akan berdampak pada reputasi Indonesia di dunia internasional,” pungkasnya.

Kemarin, Kementerian Luar Negeri RI merespon kabar tersebut dengan memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman untuk meminta klarifikasi dan menyampaikan protes terkait kegiatan yang dilakukan staf Kedubes Jerman itu.

Dalam pertemuan itu, Kedubes Jerman menyampaikan pihaknya menghargai hubungan bilateral yang sangat baik dan kerja sama yang erat dengan Indonesia, dan sama sekali tidak mencampuri urusan internal Indonesia.

“Kami telah berkomunikasi dengan otoritas Indonesia yang berwenang untuk perihal ini dan meyakini bahwa kasus dapat diperjelas untuk semua pihak. Kami teguh berada di sisi mitra-mitra Indonesia kami dan mendukungnya dalam mempromosikan toleransi antaragama dan upaya deradikalisasi,” terang Kedubes Jerman. (wan)