Tue. Jul 5th, 2022

Pemkot dan Tim Seleksi Calon Anggota FKDM Jakarta Dinilai Bekerja Profesional

Penasehat Pemuda Utara Iwan Permadi

Porosberita.com, Jakarta – Penasehat Pemuda Utara Iwan Permadi menilai proses seleksi calon anggota Forum Komunikasi Kewaspadaan Dini (FKDM)  tingkat Kecamatan se-Jakarta Utara sudah sesuai dengan prosedur. Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh pihak untuk bisa menerima dengan jiwa besar.

“Kami nilai proses seleksi calon anggota FKDM di DKI Jakarta termasuk Jakarta Utara sudah baik dan sesuai prosedur. Karena itu, kita semua bisa menerima dengan jiwa besar, menerima dengan lapang dada,” kata Iwan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/12/2020).

Pernyataan Iwan itu dilontarkan untuk merespon adanya kabar sejumlah pihak yang merasa proses seleksi calon anggota FKDM DKI Jakarta termasuk di Jakut bermasalah.

Menurutnya, dalam setiap seleksi sebuah lembaga tentu memiliki keterbatsan dalam menampung calon anggota. Sama halnya dengan FKDM, terbatas calong anggota yang diterima, karena itu disebut seleksi penerimaan calon anggota. “Kalau semua bisa diterima, maka bukan seleksi Namanya. Nah, dalam proses seleksi tentu ada yang gugur dan ada yang diterima. Bagi yang diterima, maka wajib mengemban amanah yang akan dipikulnya. Sedangkan yang gugur atau belum berhasil, sebaiknya bisa menerima. Itulah kompetisi yang sehat,” jelasnya.

Iwan yakin semua peserta merupakan orang-orang yang berkualitas dan memiliki semangat yang sama untuk mengabdi pada negara melalui FKDM. Karena itu, bagi yang gugur bukan berarti tidak mampu, tapi lebih kepada keterbatasan jumlah kuota.

“Yang berhasil lolos jangan bertepuk dada dan yang belum berhasil jangan berkecil hati. Ingat, lading perjuangan masih luas. Bagi saya, kawan-kawan yang tidak lulus masuk FKDM bukan berarti tidak punya kemampuan, tapi karena memang kuota di FKDM terbatas,” terangnya.

Iwan juga menilai, panitia seleksi FKDM sudah bekerja dengan profesional dan tentu transparan. Karena itu, patut diberikan apresiasi. Begitupun pihak Pemkot di seluruh wilayah Ibukota yang sudah bekerja maksimal dan mau menerima kritik dan masukan dari masyarakat.

“Panitia seleksi dan pihak Pemkot sudah bekerja professional. Saya yakin semua sudah bekerja sebaik mungkin. Pemkot mau menerima kritik dan masukan. Memang tidak mudah jadi tim seleksi, karena yang mendaftar itu teman-teman juga. Tapi, mereka professional dan kita baiknya menerima hasilnya,” pungkasnya. (wan)