Fri. Jul 1st, 2022

Korban Meninggal Akibat Gempa Di Sulbar Kini Sebanyak 73 Orang

Korban meninggal dunia akibat gempa di Sulawesi Barat. (Foto : Istimewa)

Porosberita.com, Jakarta – Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Sulawesi Barat, bertambah menjadi 73 orang. Adapun korban lukadi Kabupaten Majene sebanyak 554 orang dan di Kabupaten Mamuju sebanyak 185 orang luka berat.

Diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6.2 tersebut terjadi pada Jumat, 15 Januari 2021, pada pukul 01.28 WIB.

“Jumlah korban meninggal dunia menjadi 73 orang, dengan rincian 64 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majene (Sulbar),” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan pers virtual, Minggu (17/1/2021).

Lebih lanjut, Raditya menyebut jumlah korban luka akibat gempa di Kabupaten Majene sebanyak 554 orang. Dengan rincian 64 orang luka berat, 215 orang luka sedang dan 275 orang luka ringan. Sementara itu sebanyak 27.850 mengungsi di 25 titik pengungsian.

Untuk korban luka gempa Sulbar khususnya di Kabupaten Mamuju sebanyak 185 orang luka berat, sementara pengungsi tersebar di lima titik pengungsian di kecamatan Mamuju dan kecamatan Simboro.

Telah disediakan pelayanan kedaruratan pada 3 rumah sakit yang saat ini aktif di Kabupaten Mamuju, yaitu RS Bhayangkara, RS Regional Provinsi Sulawesi Barat, dan RSUD Kabupaten Mamuju.

Petugas BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju serta Kabupaten Polewali Mandar terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI – Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, telah menetapkan Status Tanggap Darurat yang berlaku selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 15 hingga 28 Januari 2021. BNPB telah menempatkan tiga helikopter di lapangan, untuk mendistribusikan logistik dan peralatan, serta operasional yang dibutuhkan. (wan)