Sun. Oct 24th, 2021

Ratusan Unit Pompa Disiagakan Antisipasi Banjir Ibukota

Porosberita.com, Jakarta – Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta menyiagakan ratusan pompa yang tersebar di wilayah ibu kota. Langkah itu dtempuh guna mengantisipasi banjir. Selain pompa mobil, juga telah disiagakan pompa stationer.

Saat ini, Dinas Sumber Daya Air telah menyiagakan empat unit pompa mobil dan tambahan lima unit pompa stasioner. Dengan demikian, hingga akhir Januari 2021 total 470 unit pompa stasioner yang tersebar di 178 lokasi dengan kapasitas 50 hingga 500 liter per detik telah disiagakan.

Diskominfotik DKI Jakarta melalui akun YouTube resmi bahwa untuk wilayah Jakarta Barat total pompa yang disiagakan sebanyak 132 unit yang tersebar di 46 lokasi, di Jakarta Utara total ada 126 unit yang tersebar di 48 lokasi.

Di Jakarta Selatan total ada 86 pompa yang tersebar di 40 lokasi: di Jakarta Pusat total ada 87 unit yang tersebar di 23 lokasi, dan di Jakarta Timur total ada 39 unit yang tersebar di 21 lokasi.

Sementara, Penanggung Jawab Rumah Pompa Cideng, Jakarta Pusat, Atot Arta menjelaska perawatan terhadap pompa-pompa tersebut dilakukan sepanjang kemarau kemarin. Rutinitas itu dilakukan agar saat memasuki musim hujan pompa siaga dan bisa digunakan secara maksimal.

Saat musim hujan, lanjutnya, pompa hanya dioperasikan pada level tertentu. Sementara saat masuk musim hujan dengan level air yang cukup tinggi maka pompa bisa beroperasi selama 24 jam secara bergantian.

“Karena setiap menjelang musim hujan ini kadang-kadang banyak genangan yang kita tidak tahu, mungkin karena tersumbatnya aliran-aliran air yang masuk ke kali-kali besar,” jelas Atot.

Tak lupa Atot mengingatkan seluruh warga DKI Jakarta ikut membantu mencegah terjadinya banjir. Salah satunya dengan tidak membuang sampah ke kali demi memperlancar aliran air.

“Untuk warga DKI permohonan dari kita sebagai petugas pompa, ikut berpartisipasi supaya tidak membuang sampah ke kali, itu pun sangat membantu untuk memperlancar aliran air ke kali-kali yang lebih besar, sehingga air-air yang kita sedot pun menjadi lancar,” harap Atot. (rud)