Sun. Jul 3rd, 2022

KAHMI Dukung KNPI Tolak Rasisme

Pengurus MN KAHMI bersama pengurus DPP KNPI

Pororsberita.com, Jakarta– Korps Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menegaskan tidak adatempat bagi rasisme di Indonesia. Karena itu, KAHMI mendukung langkah  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang mengkampanyekan penolakan rasisme.

Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI, Viva Yoga Mauladi menyatakan Langkah yang ditempuh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI mengkampanyekan anti rasisme sangat tepat demi keutuhan bangsa dan negara.

Karena itu, siapapun yang mengganggu keanekaragaman ras tidak saja melanggar hukum tetapi juga bertentangan dengan sunatullah sebagaimana keyakinan umat beragama.

“Rasisme itu harus kita jauhi. Indonesia ini berdiri di atas keberagaman, baik itu secara bahasa, agama, budaya maupun suku. Jadi, rasisme itu tidak dibenarkan dan tidak mendapat tempat di negeri ini,” tandas Viva Yoga dalam acara Silaturahmi Kebangsaan bersama DPP KNPI di Kantor MN KAHMI, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Dalam acara tersebut turut hadir pula Pengurus MN KAHMI, Sekjen Manimbang Kahariady dan rombongan pengurus DPP KNPI.

KAHMI mempunyai semangat yang sama dengan KNPI terkait rasisme, lanjut Viva, karena itu bagi KAHMI, perilaku rasisme, harus dijauhi dan dilawan.

“KAHMI hadir untuk menjaga kebinekaan dan persatuan, begitu juga dengan KNPI juga demikian. Makanya, bagi KAHMI, apa yang saat ini dikampanyekan KNPI, itu semangatnya sama, untuk menjaga keutuhan dan persatuan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, memberikan apresiasi kepada MN KAHMI yang terus mensupport kegiatan-kegiatan KNPI di seluruh Indonesia. Termasuk kampanye anti rasisme yang gencar dilakukan KNPI.

Salah satu yang dilakukan KNPI adalah dengan bersilitarahmi dan berdiskusi dengan organisasi dan elemen masyarakat, diantaranya organisasi Islam terbesar di Indonesia.

“Kita kampanye anti rasis, DPP KNPI ingin memberikan semangat pemuda di seluruh Indonesia untuk terus menjaga dan merawat kesatuan dan persatuan bangsa, bahwa kita ingin Indonesia ini bersatu tanpa rasis,” jelas Haris. (wan)