Sun. Oct 24th, 2021

Politikus PDIP Pilih Negara Daripada Agama

Cornelis, politikus PDIP

Porosberita.com, Jakarta – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI PerjuanganCornelis menilai tak ada masalah dalam proses tes wawasan kebangsaan (TWK) bagi para karyawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Coornelis mengaku pernah menjalani TWK saat mendaftarkan diri sebagai ASN beberapa tahun lalu. Dalam tes tersebut, Cornelis mengaku ditanya sejumlah pertanyaan yang sama dalam TWK KPK. Termasuk pertanyaan, pilih Pancasila atau agama, maka dirinya memilih Pancasila.

“Ditanya mengenai radikalisme, Pancasila, agama. ‘Mana yang anda prioritaskan? Pilih salah satu’. Ya pilih negara lah karena kita sebagai penyelenggara,” ujar Cornelis, dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menpan-RB Tjahjo Kumolo disiarkan kanal Youtube DPR RI, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, semua pihak harus tunduk pada aturan negara, termasuk 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK.

“Tidak bisa negara dalam negara. Kalau terjadi perpecahan seperti itu, bagaimana mungkin mencapai tujuan organisasi? Oleh karena itu, tindakan Bapak sangat tepat. Saya sekali lagi angkat topi dan hormat,” kata mantan Gubernur Kalimantan Barat itu.

Karena itu, Cornelis mengapresiasi keberanian Menpan RB Tjahjo Kumolo dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana soal keputusan TWK KPK.

“Saya angkat topi, Pak, hormat bahwa bapak-bapak ini konsisten dan siap menghadapi goncangan angin ribut sekalipun,” katanya. (wan)