Fri. Jul 1st, 2022

Tersangka Pengeroyok Ade Armando Mengaku Terprovokasi

Ade Armando diselamatkan aparat kepolisian saat dikeroyok dan ditelanjangi saat aksi BEM SI di depan gedung DPR/MPR, Senin (11/4/2022).

Porosberita.com, Jakarta – Dua tersangka pemukulan dan pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando mengaku terprovokasi dan kesal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menjelaskan motif [eristiwa itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka atas nama Komarudin dan Muhamad Bagja yang telah lebih dulu ditangkap jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Bahwa Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi yang ada di tempat kejadian. Sementara Muhamad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan yang bersangkutan kesal dengan apa yang disuarakan korban (Ade) di media sosial,” kata Zulpan kepada wartawan, Rabu (13/4).

Saat ini, polisi telah menangkap tiga dari enam tersangka kasus pemukulan dan pengeroyokan terhadap Ade. Teranyar, tersangka yang berhasil dicokok adalah Dhia Ul Haq.

Tersangka  ditangkap di Pondok Pesantren Yayasan Almadad Serpong pada Rabu (13/4) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat ini, Dhia masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim terkait dengan keterlibatan dengan kasus ini, nanti kami sampaikan, apa yang menjadi motif, termasuk kenapa ada di lokasi tempat ditangkap,” tutur Zulpan.

Diketahui, Ade Armando dipukuli dan ditelanjangi sejumlah orang di depan Gedung MPR/DPR saat mahasiswa menggelar aksi menolak penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden kemarin.

Setelah cekcok dengan sejumlah orang, Ade dihajar oleh sejumlah oranghingga babak belur dan celananya pun terlepas.

Sekretaris Jenderal Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), Nong Darol Mahmada yang mewakili keluarga Ade Armando, mengatakan Ade sudah memberikan kesaksian pada penyidik soal pemukulan yang dialaminya Senin lalu.

Nong mengatakan para penyidik sudah meminta keterangan langsung ke Ade saat dirinya dirawat di rumah sakit. (wan)