Mon. May 20th, 2024

SYL Tiba di Indonesia Malam Ini

SYL Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Porosberita.com, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dipastikan telah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu petang ini, 4 Oktober 2023, sekitar pukul 18.18 WIB Syahrul mengunakan pesawat Singapore Airlines rute Singapura-Cengkareng dengan nomor penerbangan SQ964. 

Sayangnya, Syahrul keluar lewat pintu keluar yang berbeda dengan penumpang biasanya.

“SYL sudah mendarat dan keluar lewat pintu barat atas,” ujar salah seorang petugas keamanan yang tak mau disebutkan namanya dikutip dari Tempo.co.

Menurut petugas itu, Syahrul keluar dari bandara seperti penumpang pada umumnya. Tak ada pengawalan dan tidak ada indikasi adanya penjemputan paksa. Berdasarkan foto foto yang di terima Tempo, Syahrul tampak mengenakan masker, berjas motif kotak kotak besar berjalan di lobi Terminal 3 didamping beberapa orang.

Dia keluar melalui lobi barat atas Terminal 3 dan langsung menaiki mobil Toyota Alphard Hitam dengan plat nomor B 0855 ADT.

Syahrul sempat hilang kontak dengan koleganya

Syahrul Yasin Limpo dikabarkan sempat hilang kontak dengan sejumlah koleganya di Kementerian Pertanian maupun di Partai NasDem setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinasnya pada 29 September lalu. Syahrul berada di Eropa sejak 24 September lalu untuk melakukan perjalanan dinas.

Awalnya Syahrul dijadwalkan tiba di tanah air pada 1 Oktober 2023. Akan tetapi hal itu batal.

Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menyatakan Syahrul mengalami masalah kesehatan sehingga harus berobat terlebih dahulu di Eropa. Sahroni pun sempat menyatakan bahwa koleganya itu akan tiba di tanah air pada malam ini.

Syahrul sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md, menyatakan telah mendapatkan informasi bahwa Syahrul telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dalam jabatan, dugaan gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh KPK. Bahkan, menurut dia, penetapan tersangka itu sudah dilakukan cukup lama.

“Bahwa dia (Syahrul) sudah ditetapkan tersangka saya sudah dapat informasi malah sejak kalau eksposenya itu kan sudah lama, tapi resminya ketersangkaannya itu sudah digelarkan lah,” kata Mahfud usai acara program pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, (4/10/2023).

Pernyataan Mahfud itu mengonfirmasi informasi yang didapatkan Tempo sebelumnya. Menurut sumber Tempo, KPK telah menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyo, dan Direktur Alat Mesin Pertanian Muhammad Hatta.

Ali Fikri sempat membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan penetapan tersangka dalam kasus ini. Akan tetapi dia tak mau mendetailkan siapa saja para tersangka itu.

“Seluruh proses penanganan akan disampaikan utuh pada saatnya,” kata Ali di Jakarta, Kamis, (28/9/2023).

KPK pun telah menggeledah rumah dinas Syahrul Yasin Limpo pada 29 September lalu. Penyidik menyita uang senilai Rp 30 miliar dan 12 senjata api dalam penggeledahan itu. Hari ini, KPK pun telah menggeledah rumah pribadi eks Gubernur Sulawesi Selatan itu  dan anaknya di Makassar. Penyidik membawa pulang dua koper dan satu mobil Audi berwarna hitam. (wan/Tempo.co)

About Author