Sat. Dec 4th, 2021

Survei Polmark Indonesia Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo – Sandi Terpaut 14,6 Peraen

Porosberita.com, Jakarta – Survei yang digelar Polmark Indonesia menghasilkan elektabilitas pasangan petahana Calon Presiden Joko Widodo-Kiai Ma’ruf Amin unggul 14,6 persen dari pasangan Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Survei Pemilihan Presiden dilakukan PolMark Indonesia pada 7 Oktober 2018 hingga 12 Februari 2019.  Survei yang dilakukan PolMark Indonesia ini mengambil 32.560 responden dari 73 daerah pemilihan yang meliputi 172.008.099 pemilih atau 92,9 persen dari pemilih Pemilu 2019.

Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode “multistage random sampling” dengan “margin of error” sekitar 4.8 persen untuk masing-masing survei di 72 dapil, sedangkan khusus untuk Dapil Jabar 3, margin of error-nya adalah sekitar 3.4 persen.

“Berdasarkan hasil survei yang kami lakukan, elektabilitas Jokowi-Amin 40,4 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 25,8 persen,” kata Founder dan CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah di Semarang, Rabu (13/3/2019).

Eep menilai jarak elektabilitas antarkedua kandidat Pilpres 2019 tersebut termasuk kecil karena masih ada 33,8 persen calon pemilih yang belum menentukan pilihan politiknya.

Eep memaparkan hasil survei PolMark Indonesia menunjukkan ada kader-kader partai politik yang tidak solid dalam menjalankan instruksi terkait pilpres mendatang.

Ia mencontohkan ada 5,9 persen kader PDIP yang mendukung Prabowo-Sandi dan 19,5 persen belum menentukan pilihan.

Hal yang sama di tubuh PPP 30 persen, Nasdem 24,1 persen, PKB 15,7 persen, Golkar 30,6 persen, Perindo 27,9 persen, Hanura 24,7 persen, PSI 12,9 persen dan PKPI 29,7 persen yang kadernya mendukung paslon 02.

“Hal serupa juga terjadi pada Partai Gerindra 11 persen, Partai Demokrat 28,5 persen, PAN 25 persen, PKS 15,7 persen, Partai Berkarya 14,9 persen, dimana kadernya mendukung palson 01,” jelasnya. (wan)