Sun. Sep 22nd, 2019

Kemensos Dengan Kartu Sembako Termasuk Dapat Anggaran Terbesar di RAPBN 2020

Porosberita.com, Jakarta – Setelah Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), lembaga negara lain yang mendapat porsi anggaran cukup besar dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN 2020 adalah Kementerian Sosial dengan nilai Rp62,8 triliun, Kementerian Kesehatan sebesar Rp57,4 triliun, dan Kementerian Perhubungan dengan nilai Rp42,7 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa anggaran Kemensos meningkat 9,79 persen dibanding tahun sebelumnya Rp41,2 triliun. Kenaikan anggaran ini lebih besar dibanding Kemenkes 0,17 persen dan Kemenhub yang  menurun 5,32 persen.

Kenaikan anggaran Kemensos disebabkan karena peningkatan anggaran bantuan sosial yang digelontorkan pemerintah. Karena tahun 2020, pemerintah akan mengubah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi kartu sembako.

“Jika BPNT memiliki nilai bantuan Rp110 ribu per bulan, maka Kartu Sembako berisi nilai bantuan sebesar Rp150 ribu per bulan. Adapun rencananya, anggaran kartu sembako tahun depan sebesar Rp28,1 triliun atau meningkat dibanding anggaran BPNT 2019 sebesar Rp20,4 triliun,” jelasnya.

Diketahui, ada tiga Kementerian dan Lembaga (K/L) yang mendapat porsi anggaran yang besar dalam RAPBN 2020, yakni Kemenhan, PUPR dan Polri.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Kemenhan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp127,4 triliun atau meningkat dibanding proyeksi tahun ini yang sebesar Rp109,6 triliun, Kementerian PUPR sebesar Rp120,2 triliun dan Polri tercatat Rp90,3 triliun.

“Anggaran di Kemenhan dan Polri memang cukup besar untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tahun depan,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Sementara Kementerian PUPR juga tergolong besar anggarannya, karena pemerintah menaikkan anggaran infrastruktur dari Rp399,7 triliun di tahun ini menjadi Rp419,2 triliun di tahun depan.

Anggaran PUPR akan dibelanjakan untuk konstruksi 837 kilometer (km) jalan baru, 6,9 km jembatan baru, dan 49 bendungan baru. (nto)