Sun. Oct 17th, 2021

Surya Paloh Tegaskan Presiden dan Parpol Pengusung Tolak Perppu KPK

Jokowi dan Surya Paloh

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menegaskan seluruh parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf dan Presiden Jokowi menolak mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jelas presiden bersama seluruh partai-partai pengusung mempunyai satu bahasa yang sama. Untuk sementara nggak ada. Belum terpikirkan mengeluarkan Perppu,” kata Surya di DPR, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Surya mengaku ssal Perppu KPK memang menjadi salah satu pembahasan yang dilakukan oleh petinggi partai pengusung bersama Jokowi beberapa waktu lalu di Istana Bogor.

Saat itu, lanjutnya, ada kesepakatan dari kedua belah pihak bahwa Perppu tak perlu dikeluarkan saat ini lantaran Undang-undang KPK yang baru disahkan pada 17 September lalu itu sudah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kesepakatan dari partai-partai pengusung pemerintahan adalah karena sudah masuk pada persengketaan di MK, ya salah juga kalau mengeluarkan Perppu. Jadi kita tunggu dulu bagaimana proses di MK melanjutkan gugatan itu,” jelasnya.

Surya menilai polemik muncul karena aksi politisasi yang bertujuan menimbulkan hilangnya kepercayaan terhadap Jokowi selaku pemimpin negara.

“Mungkin masyarakat dan anak-anak mahasiswa tidak tahu kalau sudah masuk ke ranah sana, presiden kita paksa keluarkan Perppu, ini justru dipolitisir. Salah-salah presiden bisa di-impeach karena itu. Salah-salah lho,” ujarnya.

Lebih lanjut Surya menyatakan, meski Perppu dipastikan tak akan keluar, namun dia memastikan sejumlah Revisi Undang-undang yang bermasalah statusnya akan tetap ditunda hingga waktu yang tak bisa ditetapkan. (wan)