Mon. Sep 28th, 2020

Inggris Laporkan Dua kasus Pertama Virus Corona

Porosberita.com, Jakarta – Inggris melaporkan dua kasus pertama penyebaran virus corona pada Kamis (30/1). Kepala Petugas Medis Inggris mengonfirmasi dua pasien merupakan keluarga.

Keduanya kini dalam masa perawatan di Layanan Kesehatan Nasional di Newcastle, Inggris.

“Pasien sedang dalam masa penanganan Pelayanan Kesehatan Nasional, dan kami menggunakan prosedur untuk menghalau penyebaran virus,” kata Profesor Chris Whitty dalam pernyataan resmi.

“Kami juga bekerja sama dengan WHO untuk menangani wabah virus corona untuk menangani penularan lebih lanjut,” tambahnya seperti dilansir CNN.

Ia juga mengatakan petugas medis sedang mengidentifikasi orang-orang lain yang kemungkinan kontak dengan kedua pasien.

Ian Jones, Profesor Virology di University of Reading mengatakan kecil kemungkinan virus corona menyebar antarmanusia masih terlalu dini.

“Bagi sebagian besar pasien, keluhan masalah pernapasan ringan bisa sembuh. Itu (kasus virus corona) merupakan situasi yang menjadi alarm,” ujar Jones.

Selain Inggris, wabah virus corona di Eropa juga telah menyebar ke Finlandia (satu kasus), Prancis (enam kasus), Italia (dua kasus) dan Jerman (lima kasus).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan status gawat darurat global atas virus yang penyebarannya terdeteksi mulai 31 Desember 2019.

Hingga kini jumlah korban meninggal akibat virus mematikan itu telah mencapai 213 orang dan menginfeksi ribuan lainnya.

Selain di China, kasus infeksi virus corona terdeteksi di sejumlah negara, yakni di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman. Lalu Finlandia, Uni Emirat Arab, Filipina, dan India.

Meski demikian belum ada laporan korban meninggal selain di China.

Selain Inggris, beberapa negara juga sudah memulangkan warganya dari Wuhan, yakni Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Prancis. Demikian dilansir dari CNN indonesia.com. (nto)