Tue. May 18th, 2021

Gugus Tugas Mengaku Tak Pernah Terima Hasil Lab Covid-19

Doni Monardo

Porosberita.com, Jakarta – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengaku tak pernah menerima hasil pemeriksaan spesimen Covid-19  (Virus Corona) yang dilakukan laboratorium sejumlah kementerian/lembaga. Padahal, laporan laboraorium itu dibutuhkan agar data yang disampaikan kepada masyarakat akurat.

Doni memengungkapkan hasil pemeriksaan itu tak dilaporkan kepada gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, namun hanya dilaporkan kepada instansi terkait yang berwenang.

Adapun laboratorium yang digunakan saat ini milik sejumlah kementerian/lembaga, seperti Kementerian Pertanian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), perguruan tinggi, BUMN, dan Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

“Soal problem ego sektoral, jadi seluruh instansi yang memiliki lab ini belum terintegrasi dan selama ini seluruh lab hanya melapor kepada instansi vertikalnya,” kata Doni dalam jumpa pers melalui siaran langsung akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (11/5/2020).

Karena itu, Doni meminta agar hasil pemeriksaan laboratorium itu juga dilaporkan langsung kepada gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. Agar data yang disampaikan ke publik menjadi padu dan lebih akurat.

“Di sinilah tantangan kami mengajak seluruh kepala lab bisa prioritas pelaporan ke gugus tugas sehingga ke depan laporan dari lab bisa paralel. Tetap laporkan ke instansi vertikal dan juga gugus tugas, sehingga data yang kami sampaikan lebih akurat,” jelas jendral bintang tiga ini.

Doni tidak memungkiri bahwa kemampuan pemeriksaan spesimen di sejumlah laboratorium belum stabil. Sebab, laboratorium pemeriksaan itu umumnya hanya beroperasi pada hari kerja.

Untuk itu, Doni  tengah berupaya memberikan pelatihan virtual dan menambah petugas laboratorium termasuk dengan merekrut anggota TNI dan Polri. Dengan penambahan jumlah personel, diharapkan proses pemeriksaan dapat dilakukan 24 jam dengan membagi tiga sif jam kerja.

“Sehingga kemampuan pemeriksaan spesimen tiap hari di seluruh lab meningkat. Termasuk upaya gugus tugas memberi insentif ke pekerja lab karena kita berkejaran terus dengan waktu,” terangnya. (wan)